Student Journalism: Pola Makan

Rojiful Mamduh • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 13:43 WIB
Naraswari Aqilah, kelas 9-B SMP A Wahid Hasyim Tebuireng, Jombang. (Rojiful Mamduh/Radar Jombang)
Naraswari Aqilah, kelas 9-B SMP A Wahid Hasyim Tebuireng, Jombang. (Rojiful Mamduh/Radar Jombang)

Senin (7/9) di Pondok Pesantren Al-Mahfudz Seblak, Ustazah Nailu menjelaskan tentang pentingnya mengatur pola makan sehari-hari.

’’Pola makan yang tidak sehat secara langsung memicu risiko penyakit kronis dan perubahan berat badan,’’ tuturnya.

Sementara pola makan seimbang mendukung kesehatan tubuh secara keseluruhan. Dampak pola makan terhadap kesehatan antara lain yaitu status gizi, kesehatan pencernaan dan daya tahan tubuh.

Baca Juga: Student Journalism: Menghafal Alquran

’’Allah Ta’ala melarang sikap berlebihan dalam makan dan minum. Pola makan yang tidak berlebihan mencegah timbulnya berbagai penyakit metabolik,’’ tuturnya mengutip Quran Surat Al-A’raf ayat 31.

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam mengajarkan pola makan seimbang dengan porsi teratur. Serta larangan berlebihan agar tubuh tetap sehat dan terhindar dari penyakit. 

Nabi bersabda; Tidak ada wadah yang diisi oleh manusia yang lebih buruk daripada perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap yang dapat menegakkan tulang punggungnya.

Jika ia tidak biasa merasa cukup, maka sepertiga untuk makanan, sepertiga untuk minuman, dan sepertiga untuk napasnya.

Baca Juga: Luluil Maknun, Belajar Public Speaking dari Buku dan Cermin

Kami adalah kaum yang tidak makan sebelum lapar dan bila kami makan tidak pernah kekenyangan. Islam mengajarkan pola makan yang seimbang dan tidak berlebihan.

Rasulullah memberi teladan agar tidak makan minum dengan berdiri. Makanan juga dikunyah hingga lembut sebelum ditelan. 

Oleh: Naraswari Aqilah, kelas 9-B SMP A Wahid Hasyim Tebuireng, Jombang

Editor : Ainul Hafidz
SMP A Wahid Hasyim makan Jombang POLA Student Journalism