Rabu (2/9) malam, di asrama Jannatun Naim 3 Pondok Pesantren Madrasatul Quran Putri, santri mengikuti kegiatan halaqah. Ustazah Afifatun Nabila selaku pembimbing menjelaskan tentang kisah malaikat azazil.
’’Dulunya, Azazil adalah jin. Namun ia juga malaikat paling taat diantara banyak malaikat yang ada di surga,’’ ungkapnya. Saking taatnya, ia menjadi guru besar bagi para malaikat.
Suatu hari terdapat berita, bakal ada malaikat yang akan dikeluarkan dari surga. Para malaikatpun menghadap malaikat Azazil untuk meminta doa.
Baca Juga: Ruas Kabuh-Tapen Makin Nyaman, Enam Kilometer Jalan Telah Dipasangi 160 PJU
Permintaan itu disetujui, namun ia enggan mendoakan dirinya sendiri karena merasa tidak mungkin dirinya dikeluarkan dari surga.
Hingga saatnya Nabi Adam alaihissalam diciptakan, Allah Ta’ala memerintahkan semua untuk bersujud. Semua patuh kecuali Malaikat Azazil.
Dia menolak karena sombong dan merasa lebih baik.
’’Adam tercipta dari tanah, sedangkan aku tercipta dari api. Mengapa aku harus bersujud,’’ ungkap Ustadzah Nabila sapaan akrabnya, memberikan contoh percakapan Malaikat Azazil.
Baca Juga: Progres Pembangunan PJU Kabuh-Tapen Capai 98 Persen, Lampu Sudah Menyala
Penolakan ini diabadikan di Quran Surat Al A’raf ayat 12.
Setelah itu, Allah Ta’ala memerintahkannya untuk keluar dari surga.
Ia setuju dengan syarat, akan menggoda Bani Adam, agar dapat menemaninya di neraka.
Azazil inilah yang juga dikenal dengan nama iblis. Maka kita jangan sombong. Orang sombong tidak akan bisa masuk surga.
Oleh: Nadia Khansa Salsabila, kelas 7 Internasional 1 MTs Madrasatul Quran Putri Tebuireng, Jombang
Editor : Ainul Hafidz