Selasa (22/9), di Musala Pondok Pesantren Madrasatul Quran Tebuireng Putri, para santri mengikuti pengajian kitab Fiqhul Mar’ah Al Muslimah.
Ustazah Saidah Fiddaroin menjelaskan pentingnya menutup aurat.
’’Kita harus menutupi aurat dimanapun berada,’’ tuturnya.
Baca Juga: Kebakaran, Rumah Warga Keras Jombang Ludes Dilalap Api
Allah Ta’ala berfirman di QS Al-Ahzab 59; Wahai Nabi, katakanlah kepada istri-istrimu, anak-anak perempuanmu dan istri-istri orang mukmin, hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka.
Yang demikian itu agar mereka lebih mudah untuk dikenali sehingga mereka tidak diganggu. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.
Jika semua perempuan menutup aurat, maka akan terlihat sama antara perempuan satu dan yang lain. Hal tersebut bukan untuk menghilangkan keindahan, tetapi sebagai bentuk kehormatan dan penjagaan diri.
Menutup aurat juga mengajarkan rasa malu (haya’), menjaga kehormatan, serta membiasakan diri untuk taat kepada Allah.
Baca Juga: Popkab Jombang 2026 Disambut Antusias SMP Swasta, Ini Buktinya
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Rasa malu merupakan bagian dari iman.
Wanita yang tidak menutup auratnya kelak akan disiksa di neraka.
Dari menutup aurat, para santri dapat belajar bahwa pakaian bukan sekadar penampilan.
Pakaian juga menjadi sarana menjaga kehormatan, menjalankan perintah agama, dan menunjukkan identitas sebagai muslimah.
Kerudung atau hijab dapat membuat perempuan tampak lebih awet muda.
Baca Juga: Binrohtal : Tiga Tanda Ini Menunjukkan Anda Makhluk yang Bahagia
’’Karena hijab atau kerudung dapat menutupi uban,’’ ucapnya disambut tawa seluruh santri.
Oleh: Nafla Syakira Sanfi, kelas 7 Internasional 2 MTs Madrasatul Quran Tebuireng Putri, Jombang
Editor : Ainul Hafidz