Selasa (7/4) di Pondok Pesantren Al-Madienah, Denanyar, Jombang, KH. Muhammad Najib Muhammad Al-Imam selaku pengasuh berpesan agar tidak pelit dengan ilmu.
Serta saling membantu teman yang sedang kesulitan.
’’Jangan salahkan orang bodoh, tapi salahkan orang pintar yang tidak mau mengajarinya,’’ tuturnya.
Baca Juga: Sudah Audiensi, PKL Liar di Jl KH Ahmad Dahlan Jombang Tetap Marak
Selagi kita bisa mengajari teman kita, maka ajarilah. Di pondok pesantren kita hidup bersama dan saling membantu satu sama lain.
Tidak ada salahnya bila kita membantu dalam hal yang baik. Ilmu yang kita ajarkan ke teman bisa menjadi amal jariyah.
Tidak ada yang tahu peluang kesuksesan kita. Bisa jadi saat kita mentransfer ilmu ke teman, di situlah peluang kesuksesan bagi kita.
Serta ilmu kita menjadi ilmu yang bermanfaat bagi orang lain. Usaha tidak akan mengkhianati hasil.
Baca Juga: 1.210 Dusun di Jombang Kini Resmi Punya Pijakan Administratif
Saya pernah menjadi bintang kelas saat wisuda MTs. Saya ingin mentransfer ilmu yang pernah saya pelajari ke orang sekitar.
Tetapi tidak semudah itu, kita butuh percaya diri. Salah satu tujuan mentransfer ilmu ke orang terdekat agar ilmu yang saya punya menjadi ilmu yang bermanfaat.
Baca Juga: Tiga RS Jember Belajar Sistem Remunerasi ke RSUD Jombang
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Barang siapa ditanya tentang suatu ilmu lalu ia menyembunyikannya, ia akan dikekang pada hari kiamat dengan kekang dari api neraka.
Oleh: Eka Athaya Maghfirah, Santriwati PP Al-Madienah, Denanyar, Jombang
Editor : Ainul Hafidz