Minggu (26/4) saya mengikuti wisuda Alquran 30 juz bil ghoib di PP Putri Walisongo, Cukir, Jombang.
Alhamdulillah saya mendapat penghargaan wisudawan terbaik ketiga.
’’Ikut wisuda sekarang saja, supaya bisa lanjut mempelajari qiroah sab’ah sejak dini,’’ kata pembina saya, Ustadah Ummu Habibah.
Baca Juga: Peserta Muktamar NU di Jombang Bisa Pijat Gratis, Durasi Cuma 15 Menit
Usai liburan Januari, saya kejar target tasmi’ 30 juz lima kali duduk dalam satu bulan.
Saya wisuda kelas 8 MTs setelah dua tahun mondok. Saya sudah menyelesaikan hafalan sejak kelas 6 MI. Di Walisongo saya setoran tashih dua kali khatam sebagai syarat mengikuti wisuda.
Saya sudah mulai menghafal dari kelas 1 MI. Setoran di TPQ.
Saya pernah hampir menyerah tapi guru saya berkata; ’’Dijalani saja, istiqamah murojaah, orang yang hafal Quran itu orang yang terpilih.’’
Baca Juga: Binrohtal: Syukur Tak Cukup dengan Hamdalah, Begini Pesan KH Adib Hamzawi
Di Wali Songo saya belajar mengaji yang baik. Serta memahami pengertian kaidah sains Alquran.
Hafal 30 juz itu melancarkan segalanya.
’’Kalau Alquranmu jalan, prestasimu juga mengikuti,’’ kata guru saya.
Alhamdulillah Februari 2026 saya juara 1 cabang MFQ pada MTQ Surabaya.
Cita-cita saya menjadi dokter yang mengamalkan isi Alquran. Saya berusaha membuat perencanaan masa depan.
Baca Juga: Patroli Hunting Sistem, Polantas Jombang Dapati Sopir Tronton Kondisi Teler Sabu
Saya ingin kuliah di luar negeri meskipun mustahil. Ibu saya, Endah Sriani, berkata, ’’Orang yang bersungguh-sungguh pasti ada jalannya.’’
Saya percaya, dengan istiqamah bersungguh-sungguh dan kerja keras serta barokahnya Alquran, cita-cita mudah terwujud.
Oleh: Shifamadu Khayyisah Wignya Aji, Kelas 9 PQ 1 MTs Perguruan Muallimat Cukir, Jombang
Editor : Ainul Hafidz