Selasa (14/7), di Masjid Al-Khodijah Pondok Pesantren Al-Madienah berkumpul seluruh pengurus santri putra dan putri serta pembina untuk melaksanakan rapat program kerja.
KH Muhammad Najib Muhammad Al Imam selaku pengasuh berpesan agar pengurus menjalankan tugas secara amanah.
’’Pengurus itu seperti tangan kanannya Abah. Berarti santri yang terpilih menjadi pengurus adalah santri pilihan. Maka laksanakanlah dengan amanah,’’ tuturnya.
Baca Juga: Gandeng PN Jombang, Bank Jatim Sosialisasikan Gugatan Sederhana untuk Kredit Bermasalah
Pesan tersebut selaras dengan firman Allah Ta’ala di QS An-Nisa’ 58; Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak menerimanya.
Jabatan dalam pesantren bukanlah kemuliaan untuk dibanggakan, melainkan amanah yang akan dimintai pertanggungjawaban.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Tidak sempurna iman orang yang tidak memiliki amanah, dan tidak sempurna agama orang yang tidak menepati janji.
Setelah dibuka oleh Abah, kemudian dilanjutkan penyampaian dari ketua pondok, bendahara dan bagian-bagian lainnya.
Baca Juga: Gagasan dan Harapan untuk Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU)
Setiap devisi secara bergantian membacakan rancangan program kerja mereka satu persatu.
Setiap program yang dipaparkan langsung mendapatkan evaluasi, masukan dan revisi di tempat oleh pengasuh.
Seperti peninjauan kembali untuk mengurangi bentuk hukuman atau sanksi tertentu agar lebih bersifat mendidik.
Serta penambahan aturan baru demi menjaga ketertiban serta berbagai saran peraturan baru guna menciptakan lingkungan belajar dan mengaji yang lebih kondusif bagi seluruh santri.
Baca Juga: Binrohtal: Ulama dan Umara Harus Bersatu Demi Kemaslahatan Umat
Sebagai pengurus, kita berniat menjalankan amanah sebagai bentuk khidmah agar ilmu manfaat dan berkah.
Oleh: Vesca Ayunda Putri, Santriwati PP Al-Madienah Denanyar Jombang
Editor : Ainul Hafidz