Selasa (7/4) di Tambakberas, Jombang, tepatnya di kosan kakak saya, Salsabila, sebelum saya balik ke pondok, dia berpesan agar semangat belajar.
’’Lebih giat lagi ngajinya dan taati aturan pondok pesantren ya,’’ tuturnya.
Saya selalu mengingatnya. Alhamdulillah saya masih dikelilingi orang-orang baik yang selalu mengingatkan hal-hal baik.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Agama adalah nasihat. Rajin mengaji dan menaati peraturan bekal penting dalam menuntut ilmu.
Baca Juga: Meski Jalurnya Curam, Air Terjun Tretes Wonosalam Jombang Tetap Jadi Buruan Wisatawan
Sebab, keberkahan ilmu tidak hanya diperoleh dari kecerdasan, tetapi juga dari adab dan ketaatan kepada aturan.
Waka Bidang Kesiswaan SMK Unggulan NU Mojoagung, Amir Syarifudin, menyampaikan prestasi para alumni. Ada yang masuk perguruan tinggi negeri. Ada yang sudah diterima kerja sebelum lulus.
’’Juga ada tiga siswa yang persiapan bekerja ke Turki,’’ ungkapnya.
Sekolah sudah menjalin kerja sama dengan pihak ketiga untuk menyalurkan siswa yang ingin kerja di luar negeri. Di antaranya ke Jepang dan Turki.
’’Kita masih menerima siswa baru dan kuotanya semakin menipis,’’ ucapnya.
Sekolah menyediakan banyak beasiswa. Mulai beasiswa NU, santri, yatim, anak tidak mampu dan beasiswa prestasi.
Di SMK Unggulan NU Mojoagung ada sejumlah kelas pilihan. Seperti kelas Aufa Net, kelas industri, motor listrik dan mobil listrik.
Kelas digital marketing dan accounting. Kelas Telkomsel dengan bidang konten creator, marketing networking dan technical support.
Oleh Musia Picalouhatta, Kelas 10 TKJ 1 SMK Unggulan NU Mojoagung, Jombang
Editor : Ainul Hafidz