SABTU (18/4) saya mengikuti MTQ di Gresik. Alhamdulillah saya bersama tim meraih juara satu cabang Fahmil Quran.
’’Belajarlah dan berusahalah terus-menerus, karena usahamu tidak akan mengkhianati hasil. Jika sekarang belum, suatu saat pasti akan berhasil. Gunakan waktu dengan sebaik mungkin karena waktu adalah emas. Sayang apabila terbuang sia-sia,’’ pesan pembina saya, Ustadah Nisfatin Auliya.
Saya mulai ikut lomba sejak awal mondok. Awalnya hanya mengikuti MTQ tingkat pondok saja, itupun masih belum berhasil. Saat kelas 8 saya disuruh mengikuti MTQ tingkat komplek.
Awalnya saya mengira tidak bisa, tetapi alhamdulillah saya mendapat juara. Hingga pada akhirnya mengikuti MTQ Gresik.
Baca Juga: Student Journalsim Jombang: Pembinaan Prestasi
Banyak kendala yang saya hadapi sebelum tampil. Persaingan yang berat membuat saya tidak yakin dapat juara.
Tetapi, saat mengetahui lolos final, saya dan tim kembali bersemangat untuk meneruskan perjuangan dan mendapatkan juara.
Saya juga mengikuti MTQ Jombang pada 27-30 April. Alhamdulillah saya dan tim meraih juara dua cabang Fahmil Quran.
Dengan mengikuti lomba saya menjadi lebih berani bicara. Sabar dalam belajar dan disiplin mengatur waktu. Motivasi mengikuti lomba, mbak-mbak dan ustadah-ustadah yang bisa meraih prestasi tingkat nasional.
Melihat perjuangan mereka yang tak kenal lelah dalam belajar membuat saya termotivasi untuk menjadi seperti mereka.
Baca Juga: Penjaringan Siswa Sekolah Rakyat Jombang Dikebut, Hampir Penuhi Kuota
Lomba jangan niat kalah menang. Tetapi niat karena Allah serta menambah ilmu, pengetahuan dan pengalaman.
Oleh: Adelia Putri Anggraeni, Kelas 9 PQ 1 MTs Perguruan Muallimat Cukir, Jombang
Editor : Ainul Hafidz