MINGGU (17/5), saat diniyah sore pelajaran ubudiyah di Pondok Pesantren Putri Tebuireng, Ustadah Anis, menyampaikan pentingnya punya mental yang teguh.
’’Jangan mudah menyerah dan putus asa ketika menghadapi kesulitan,’’ pesannya.
Seberat apa pun ujian yang datang, seorang muslim harus tetap yakin Allah Ta’ala selalu memberikan jalan keluar terbaik.
Sebagaimana firman Allah Ta’ala di Surat Yusuf 87. Dan janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah.
Baca Juga: Student Journalism Jombang: Hikmah Rihlah
Sesungguhnya tidak ada yang berputus asa dari rahmat Allah, kecuali kaum kafir.
Allah juga berfirman di Surat Ali Imran 200. Wahai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah.
Beliau lalu menceritakan pengalamannya saat diklat di kampus. Beliau diperintahkan untuk tanda tangan di atas batu nisan sebanyak dua kali. Beliau juga dimarahi karena seragamnya tidak lengkap.
Beliau juga sempat bertemu pocong jadi-jadian. Saat sudah selesai, beliau dikumpulkan di tengah lapangan dan disuruh tutup mata.
Di situ beliau dituntun untuk masuk ke dalam peti. Saat di dalam peti, beliau dibuat agar lebih sayang kepada dua orang tua.
Dengan sikap sabar, berani, dan terus berharap kepada Allah Ta’ala, kita akan menjadi pribadi yang kuat dan bermental teguh.
Oleh: Almira Latisha, Kelas 7-C SMP A Wahid Hasyim Tebuireng, Jombang
Editor : Ainul Hafidz