JUMAT (1/5) di Pesantren Putri Tebuireng, saya membaca Majalah Tebuireng Edisi 100 Tahun 2026 yang mengulas berbagai problem remaja.
Salah satunya pergaulan dengan lawan jenis yang semakin bebas dan minim batasan syariat.
Banyak hubungan yang awalnya hanya bercanda, saling menyapa, atau saling perhatian, akhirnya menyeret pada kemaksiatan dan penyesalan.
Agar tidak terjerumus dalam hubungan lawan jenis yang haram, remaja harus membentengi diri dengan ilmu agama, memperkuat iman, serta menjaga lingkungan pergaulan.
Orang tua juga memiliki peran penting untuk mengawasi dan mendampingi anak-anaknya dengan kasih sayang dan nasihat yang baik.
Baca Juga: Disperpusip Jombang Segera Umumkan Juara Lomba Bertutur 2026, Begini Cara Cek Pemenangnya
Ustadah Diva menyampaikan kiat agar tidak terjerumus pada hubungan lawan jenis yang haram.
’’Ketika ada lawan jenis yang menyatakan suka atau berusaha mendekati, tidak usah direspons,’’ sarannya. Sebab, banyak kemaksiatan bermula dari hal yang dianggap sepele.
Islam memerintahkan umatnya untuk menjaga pandangan. Allah Ta’ala berfirman di Surat An-Nur 30.
Katakanlah kepada laki-laki yang beriman agar mereka menundukkan pandangannya dan menjaga kemaluannya.
Dalam ayat berikutnya, Allah juga memerintahkan perempuan beriman untuk menjaga pandangan dan kehormatannya. Pandangan yang tidak dijaga dapat menjadi pintu masuk setan.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Pandangan salah satu panah beracun dari panah-panah iblis.
Dari pandangan biasanya muncul rasa tertarik, lalu komunikasi, pendekatan, hingga akhirnya terjerumus pada zina.
Karena itulah Allah tidak hanya melarang zina, tetapi juga melarang mendekatinya.
Sebagaimana disebutkan di Surat Al-Isra’ 32. Dan janganlah kalian mendekati zina. Sesungguhnya zina itu perbuatan keji dan jalan yang buruk.
Oleh: Valisya Nabila, Kelas 8-B SMP A Wahid Hasyim Tebuireng, Jombang
Editor : Ainul Hafidz