Lima Embung di Utara Brantas Jombang Ini Kering, Air Terus Menyusut

Ainul Hafidz • Dipublikasikan Senin, 28 September 2026 | 06:47 WIB
MEREKAH: Kondisi Embung Brumbung di Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh, Jombang airnya cenderung habis. (Ainul Hafidz/Radar Jombang)
MEREKAH: Kondisi Embung Brumbung di Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh, Jombang airnya cenderung habis. (Ainul Hafidz/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Lima embung di wilayah utara Brantas, Jombang, mengering setelah debit air terus menyusut selama kemarau panjang.

Dinas PUPR Jombang menyebut kondisi serupa mulai terlihat di sejumlah embung lain yang masih memiliki tampungan air, tetapi debitnya tidak lagi cukup untuk dialirkan ke intake irigasi.

Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Jombang, Sultoni, menyebut embung yang kini kosong meliputi Karangjati, Brumbung, Karangpakis, Ngabar, dan Sempal.

Baca Juga: Dua Vario Beradu di Kwaron Jombang, Satu Pengendara Tewas

”Ada sekitar lima lokasi embung yang kondisinya sudah habis airnya,” ujarnya, Kamis (24/9).

Sejumlah embung lain masih menyisakan air, tetapi debitnya terus menyusut. Di antaranya Sumbergondang, Tanjungwadung, dan Grojokan.

”Lainnya hampir sama, debitnya berkurang. Sumbergondang hanya di tampungan, tidak bisa dialirkan ke intake irigasi,” jelasnya.

Kelima embung tersebut merupakan embung tadah hujan. Biasanya debit air hanya bisa bertahan sampai bulan ketujuh atau delapan.

Baca Juga: Investasi Masuk Jombang Rp 1,55 Triliun, Ini Sektornya

Berbeda dengan embung yang sejak awal diseting tidak hanya menampung air hujan.

”Misalnya waduk Karangkates, Malang. Selain punya aliran dasar (baseflow) dari pegunungan embung itu juga punya kapasitas besar untuk menampung air hujan,” paparnya.

Sultoni menerangkan, sampai saat ini Kabupaten Jombang memiliki sekitar 18 embung.

Masing-masing 4 di Kecamatah Kudu,9 di Kecamatan Kabuh, dan 3 di Kecamatan Plandaan serta 2 di Kecamatan Bareng. Namun demikian, tak semua embung berfungsi.

Baca Juga: KDAW Tuntas, Dua Kades di Jombang Segera Dilantik

Karena terdapat kerusakan. Mayoritas berada di bawah kewenangan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas, sedangkan beberapa embung kecil seperti Banjaragung dan Sidowayah menjadi kewenangan pemerintah daerah. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
embung irigasi kering Jombang kemarau