Proyek RTH Ngoro Jombang Rp 2,4 Miliar Minus 3 Persen

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 05:47 WIB
DIKEBUT: Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ngoro di Kecamatan Ngoro terus berjalan meski diterpa keterlambatan deviasi minus 3 persen, Rabu (23/9). (Anggi Fridianto/Radar Jombang)
DIKEBUT: Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Ngoro di Kecamatan Ngoro terus berjalan meski diterpa keterlambatan deviasi minus 3 persen, Rabu (23/9). (Anggi Fridianto/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Proyek pembangunan RTH Ngoro senilai Rp 2,4 miliar mencatat progres 62 persen hingga 20 September 2026, atau minus 3 persen dari target.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang mendorong pelaksana mengebut pekerjaan agar jangan sampai molor.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jombang Miftahul Ulum mengungkapkan, berdasarkan laporan per Minggu (20/9), progres fisik proyek baru menyentuh 62 persen. Capaian tersebut berada di bawah target perencanaan.

Baca Juga: Lagi, Ulat Ditemukan di Menu MBG di Jombang

”Pekerjaan memang minus 3 persen. Kami berharap manajemen proyek segera disempurnakan agar deviasi ini bisa ditekan dan kembali sesuai target kontrak,” tegas Ulum.

Hal senada disampaikan Kabid Pengelolaan Sampah dan RTH DLH Jombang Menis Agus Muttaqin. Pihaknya memastikan bakal terus mengawal dan mendorong pelaksana di lapangan agar mengejar keterlambatan tersebut.

”Kami pastikan pekerjaan dikebut sesuai timeline. Masa kontrak berakhir November mendatang, jadi harus tuntas tepat waktu,” pungkas Menis.

Proyek RTH Ngoro dikerjakan CV Mubarok dengan konsultan pengawas CV Persada Consultant.

Baca Juga: Tabrakan Vario-Scoopy di Watugaluh Jombang, Dua Orang Luka

Paket yang bersumber dari APBD 2026 itu memiliki nilai kontrak sekitar Rp 2,4 miliar dengan masa pelaksanaan 150 hari kalender sejak kontrak diteken pada 23 Juni lalu. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
Ngoro rth proyek Jombang minus