Tiket Pulang Belum Ada, 82 Jemaah Umrah Jombang Tertahan di Arab Saudi

Anggi Fridianto • Dipublikasikan Kamis, 17 September 2026 | 08:00 WIB
Ilustrasi ibadah haji dan umrah. (AI/Radar Jombang)
Ilustrasi ibadah haji dan umrah. (AI/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Sebanyak 82 jemaah umrah asal Jombang masih tertahan di Arab Saudi setelah belum memperoleh tiket penerbangan pulang ke Indonesia, Rabu (16/9).

Kondisi itu mendorong keluarga jemaah mendatangi PT Annisa Ahmada Travelindo di Mojokerto bersama Kantor Kemenhaj Jombang untuk meminta kepastian.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Jombang Ilham Rohim mengatakan, turut mendampingi kedatangan keluarga ke kantor PT Annisa Ahmada di kabupaten Mojokerto untuk meminta kepastian jadwal kepulangan.

Baca Juga: Debit Air Menurun, Bukit Sintok Wonosalam Jombang Hadapi Lahan Kritis

Hasil koordinasi dengan pihak travel memastikan tiket kepulangan jemaah hingga kini belum tersedia.

’’Jadi dari hasil koordinasi kami dengan salah satu pekerja, memang belum ada tiket kepulangan ini. Saya sekarang di Mojokerto, masih mendampingi keluarga jemaah ke PT Annisa Ahmada,’’ ujar Ilham saat dikonfirmasi.

Menurut dia, keluarga meminta pendampingan Kemenhaj karena khawatir dengan kondisi jemaah yang belum mendapat kepastian kepulangan.

Karena itu, Kemenhaj berupaya meminta penjelasan langsung kepada pihak travel.

Baca Juga: Selain PKL, FRMJ Juga Soroti Birokrasi dan Perusahaan di Jombang

’’Ini kami meminta kepastian ke PT Annisa,’’ tegasnya.

Ilham menyebut, total masih ada 82 jemaah yang belum memiliki tiket kepulangan.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi dari dua kelompok jemaah yang sebelumnya belum mendapatkan kepastian tiket, yakni 26 dan 56 jemaah.

’’Yang kemarin 26 sama 56. Berarti totalnya ada 82 yang di sana (Makkah),’’ jelasnya.

Seluruh jemaah tersebut masih berada di Arab Saudi. Mereka tersebar di sejumlah hotel di Makkah dan Madinah.

Selama menunggu kepulangan, kebutuhan jemaah masih difasilitasi pihak travel.

’’Masih di hotel Makkah dan Madinah. Sampai saat ini masih difasilitasi travel,’’ katanya.

Baca Juga: Hari Kedua, FRMJ dan PKL Tambah Tenda di Depan Pemkab Jombang

Ilham menegaskan, persoalan utama saat ini adalah belum tersedianya tiket penerbangan untuk kepulangan.

’’Belum sampai terlantar. Hanya kepulangannya masih belum ada tiket,’’ tegasnya.

Kemenhaj Jombang, lanjut Ilham, akan terus mengawal penyelesaian kepulangan 82 jemaah tersebut. Persoalan ini juga menjadi catatan dalam pengawasan terhadap PT Annisa Ahmada Travelindo.

’’Kalau ini, menyelesaikan jemaah yang belum pulang diselesaikan dulu. Ini menjadi catatan untuk PT Annisa,’’ ujarnya.

Baca Juga: DLH Akui Pedagang Asongan di Alun-Alun Jombang Sulit Dikendalikan

Terkait kemungkinan sanksi terhadap travel, termasuk pencabutan izin operasional, Ilham menyebut kewenangan tersebut berada di pemerintah pusat.

Hasil pengawasan dan penanganan persoalan tersebut akan dilaporkan kepada pimpinan di tingkat wilayah.

’’Potensi itu (pencabutan izin operasional, Red) pihak pusat. Kita di Kabupaten Jombang, hasil pengawasan ini semuanya kita laporkan ke pimpinan wilayah,’’ pungkasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, polemik keberangkatan dan kepulangan jemaah umrah asal Jombang belum juga tuntas.

Setelah sempat ricuh saat keberangkatan akhir Agustus lalu, kini giliran kepulangan 26 jemaah yang molor dari jadwal.

Mereka seharusnya pulang 12 September, namun hingga 14 September masih tertahan di Arab Saudi dan baru dijadwalkan kembali 15 September.

Kepala Kantor Kemenhaj Jombang, Ilham Rohim, menegaskan pihaknya turun tangan langsung dengan mendatangi kantor PT Annisa Ahmada Travelindo (ITS Group) di Mojokerto.

Baca Juga: PKL Zona Merah Menjamur, Satpol PP Jombang Dorong Relokasi

“Saya sudah koordinasi ke kantor ITS untuk memastikan kepulangan jemaah. Karena lewat telepon belum bisa dihubungi,” ujarnya.

Dari total sekitar 196 jemaah, sebagian besar sudah tiba di tanah air. Sementara 26 masih di Makkah dan 56 lainnya di Madinah.

”Informasinya besok tanggal 15 September dipulangkan semua,” terang Ilham. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
jemaah umrah Jombang tertahan tiket