JombangBanget.id - Ratusan porsi Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang tiba di SMPN 1 Kabuh, Jombang, pada Kamis (3/9) tidak dibagikan kepada siswa.
Pihak sekolah memilih menunda pembagian karena siswa masih trauma setelah mengalami gangguan kesehatan usai menyantap MBG sehari sebelumnya.
Ratusan ompreng berisi Makanan Bergizi Gratis (MBG) dibiarkan menumpuk di halaman SMPN 1 Kabuh, Kamis (3/9) siang. Tali pengikat masih terpasang, tutup rapat, seolah belum pernah dibuka.
Baca Juga: Usai Santap MBG, 256 Siswa SMPN 1 Kabuh Jombang Diduga Keracunan
Hingga pukul 13.00, pemandangan itu tak berubah. Ompreng-ompreng tetap berjajar, sementara para siswa hanya melintas tanpa menyentuhnya.
Kepala SMPN 1 Kabuh Suprihadiono menyebut kondisi para siswa masih trauma. Karena itu, pihak sekolah memilih tidak membagikan MBG yang datang pada Kamis.
”Hari ini sementara anak-anak masih trauma, kita tidak bagikan dulu,” ujarnya.
Menurutnya, tidak membagikan MBG juga menjadi bentuk kehati-hatian sekolah.
Baca Juga: Student Journalism: Kunci Menghafal Quran
Setiap hari, SMPN 1 Kabuh menerima MBG dari SPPG Mangunan.
Sekolah mendapat sebanyak 683 porsi untuk kebutuhan siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Program tersebut sudah berjalan sejak Oktober 2025.
”Selama ini tidak pernah muncul persoalan,” bebernya.
Karena tak dimakan, Suprihadiono menyebut kemungkinan besar MBG itu akan dibiarkan sampai nanti diambil kembali pihak SPPG.
“Ya mungkin kita koordinasi selanjutnya sama pihak SPPG ya,” pungkasnya.
Baca Juga: LP2B Jombang Masuk Tahap Baru, Pemkab Dipanggil ke Pusat
Salah satu siswa mengaku masih trauma menyantap makanan MBG.
”Takut, karena kemarin keracunan, tidak berani ambil,” ungkap salah satu siswa. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz