JombangBanget.id - Pihak manajemen PT Annisa Ahmada Travelindo (ITS Group) akhirnya buka suara menyikapi kegaduhan dan tudingan penelantaran ratusan jemaah umrah di Jombang.
Direktur/CEO PT Annisa Ahmada menegaskan bahwa perusahaan tidak pernah melarikan dana jemaah maupun membatalkan penerbangan secara sepihak, melainkan menjalankan sistem pemberangkatan berbasis grup (kloter) yang telah disiapkan.
"Tiket penerbangan serta pendampingan di bandara telah disiapkan sesuai dengan skema keberangkatan per grup," tegas Emi Khairunnisa dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Ratusan Calon Jemaah Umrah di Jombang Batal Berangkat
Ia memprotes keras narasi yang menyebut pihaknya menelantarkan dan menghabiskan dana ratusan calon jemaah umrah di Jombang.
Pihak travel memastikan seluruh dokumen perjalanan dan tiket penerbangan sebenarnya telah siap, namun kendala teknis terjadi akibat dinamika pembagian grup keberangkatan di lapangan.
Menurutnya, sistem pemberangkatan jemaah umrah sejak awal telah diatur menggunakan sistem berbasis grup.
Mekanisme penerbitan tiket hingga pemesanan akomodasi disesuaikan dengan alokasi kloter yang berlaku.
Baca Juga: Sembilan Kiai Sepuh Terpilih Jadi Anggota AHWA Muktamar NU
"Kami tidak pernah mengatakan uang jemaah habis. Kami sudah menyiapkan keberangkatan beserta tiketnya. Jangan sampai persoalan teknis keberangkatan per grup ini digiring seolah-olah kami menelantarkan Jemaah," tegasnya.
Pihak travel menjelaskan, ketegangan yang terjadi di lokasi berkumpul jemaah bermula dari perbedaan keinginan terkait penggabungan grup.
Sejumlah jemaah mendesak untuk diberangkatkan secara bersamaan dalam satu rombongan besar, sementara sistem tiket dan manifest penerbangan yang diterbitkan maskapai terbagi dalam beberapa kloter bertahap.
"Aturannya memang per grup dan tiket terbit per grup. Ada keinginan dari jemaah untuk berangkat bersamaan dengan jemaah dari grup lain. Kami sudah berusaha memberikan penjelasan mengenai mekanismenya, namun terjadi perbedaan persepsi di lapangan," lanjutnya.
Baca Juga: Aturan Iddah Politik Picu Kericuhan di Muktamar NU Jombang
Pihak manajemen meminta publik dan calon jemaah untuk tidak terburu-buru mengambil kesimpulan sepihak.
PT Annisa Ahmada memastikan tim operasional travel telah bersiap di bandara untuk memfasilitasi proses keberangkatan jemaah sesuai urutan grup yang telah dijadwalkan. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz