Belum Sampai Finis, Hasil Bumi Karnaval Mobil Hias Jombang Sudah Ludes

Ainul Hafidz • Dipublikasikan Minggu, 23 Agustus 2026 | 07:43 WIB
Warga berebut gunungan hasil bumi dalam Karnaval Mobil Hias dan Hasil Bumi di Jl A Yani, Jombang, Sabtu (22/8). (Ainul Hafidz/Radar Jombang)
Warga berebut gunungan hasil bumi dalam Karnaval Mobil Hias dan Hasil Bumi di Jl A Yani, Jombang, Sabtu (22/8). (Ainul Hafidz/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Hasil bumi yang dibawa peserta Karnaval Mobil Hias dan Hasil Bumi Jombang sudah ludes sebelum sejumlah rombongan mencapai garis finis, Sabtu (22/8).

Warga dari anak-anak hingga orang tua beramai-ramai mengambil sayuran, buah dan hasil pertanian yang dibagikan peserta.

Karnaval diberangkatkan Bupati Jombang Warsubi dari Jalan KH Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Rombongan pertama berasal dari Bank Jatim Cabang Jombang. Disusul peserta lainnya.

Baca Juga: 300 Ton Limbah B3 di Jombang Diangkut, Sisa Segini yang Belum Dipulihkan

Dari garis start, rombongan melintas Jalan A Yani, dilanjutkan ke Jalan RE Martadinata, hingga berakhir di Jalan Kusuma Bangsa.

’’Atas nama Pemkab Jombang menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh peserta dan masyarakat Jombang yang sudah berpartisipasi. Terima kasih atas kerja keras, kreativitas, dan antusiasme yang diberikan untuk menyukseskan kegiatan ini,’’ kata Bupati Warsubi.

Karnaval digelar tidak hanya untuk memeriahkan peringatan kemerdekaan. Tetapi juga menjadi ajang menampilkan kekayaan budaya, kreativitas, serta beragam hasil bumi yang dimiliki Jombang.

Kegiatan itu diharapkan mampu memupuk dan menumbuhkan rasa nasionalisme sekaligus menghibur masyarakat. Karnaval juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan antar-warga.

Baca Juga: BPK Turun Audit Proyek Sekolah Rakyat Jombang, Ini Kondisinya

’’Mari kita rayakan kemerdekaan ini dengan gembira, menjaga kerukunan, gotong royong, dan saling menghargai,’’ katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang sekaligus Koordinator Karnaval, Wor Windari, mengatakan, karnaval merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI yang dilaksanakan panitia Peringatan Hari Besar Nasional (PHBN) Kabupaten Jombang.

’’Alhamdulillah tahun ini panitia PHBN Kabupaten Jombang bisa melaksanakan kegiatan karnaval yang merupakan rangkaian peringatan HUT RI,” katanya.

Peserta karnaval tidak hanya berasal dari organisasi perangkat daerah (OPD).

Kemeriahan juga diikuti komunitas kebaya, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP, SMA, K3S SD se-Jombang, perusahaan, hingga lembaga pendidikan, termasuk universitas di Jombang.

Antusiasme peserta sangat tinggi. Wor Windari menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang ikut memeriahkan karnaval dengan kreativitas masing-masing.

Baca Juga: Begini Respons Rais Aam Saat Tinjau Persiapan Muktamar NU di Tambakberas Jombang

Selain mobil hias, setiap peserta juga menampilkan hasil bumi. Satu peserta menampilkan satu mobil hias dan dua mobil yang membawa hasil bumi untuk dipersembahkan kepada masyarakat.

Hasil bumi kemudian dibagikan kepada warga di garis finis.

’’Harapannya masyarakat bisa menikmati hiburan sekaligus mengetahui keberagaman budaya di Indonesia. Jangan lupa di Indonesia memiliki tanah subur yang bisa menghasilkan hasil bumi. Sehingga masyarakat juga menikmati hasil bumi yang ditampilkan semua peserta,’’ jelasnya.

Pembagian hasil bumi ternyata tidak harus menunggu rombongan mencapai garis finis. Antusiasme warga yang menyaksikan karnaval membuat hasil bumi yang dibawa peserta langsung menjadi rebutan.

Baca Juga: Sudah Akhir Agustus, Begini Progres 80 Proyek PJU Skema PIK di Jombang

Belum sampai garis finis, hasil bumi yang dibawa sejumlah peserta sudah ludes. Warga, mulai anak-anak hingga orang tua, beramai-ramai mengambil sayuran, buah, dan berbagai hasil pertanian lainnya dari kendaraan peserta.

Salah satu warga, Novi Rahayu, mengaku selalu antusias menyaksikan karnaval karena selain menjadi hiburan, masyarakat juga berkesempatan mendapatkan hasil bumi yang dibagikan peserta.

’’Saya suka sekali. Setiap nonton karnaval seperti ini dapat sayur atau buah. Karena dibagi-bagi,’’ ucapnya.

Novi bahkan ikut berebut bersama warga lainnya. Dia mendapatkan labu dan blonceng yang rencananya akan diolah menjadi makanan.

Baca Juga: Magang Jauh dari Jombang Saat TKA? Siswa Bisa Ujian di Sekolah Terdekat

’’Ini tadi ambil di mobil, bareng-bareng warga yang lain. Rebutan. Dapat labu sama blonceng, mau dibuat serut labu kuning,’’ ungkapnya.

Kemeriahan karnaval turut dihadiri Wakil Bupati Jombang Salmanudin, jajaran pejabat Forkopimda, Sekdakab Jombang Agus Purnomo, serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemkab Jombang. (fid/jif)

Editor : Ainul Hafidz
ludes mobil hias hasil bumi Jombang karnaval