Lomba Kerakyatan di Jombang, Gus Sentot Ajak Anak Rajin Belajar

Rojiful Mamduh • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 07:51 WIB
TELADAN: Wakil Ketua 3 DPRD Jombang, HM Syarif Hidayatullah ST MMT (Gus Sentot), menghadiri lomba kerakyatan di Pujasera Kebun Jati Desa Keras, Diwek, Minggu (4/8). (Rojiful Mamduh/Radar Jombang)
TELADAN: Wakil Ketua 3 DPRD Jombang, HM Syarif Hidayatullah ST MMT (Gus Sentot), menghadiri lomba kerakyatan di Pujasera Kebun Jati Desa Keras, Diwek, Minggu (4/8). (Rojiful Mamduh/Radar Jombang)

JombangBanget.id - Wakil Ketua 3 DPRD Jombang HM Syarif Hidayatullah atau Gus Sentot menghadiri lomba kerakyatan di Pujasera Kebun Jati, Desa Keras, Diwek, Minggu (4/8).

Sekaligus mengajak anak-anak mengisi kemerdekaan dengan belajar dan berkarya.

’’Selain rapat koordinasi Pemuda Pancasila Jombang, kita juga mengadakan lomba kerakyatan untuk anak-anak,’’ kata ketua MPC Pemuda Pancasila Jombang kelahiran 23 Maret 1975 ini.

Baca Juga: Bank Jatim Sediakan 20 Stan Bazar, UMKM Jombang Dapat Ruang Promosi

Lomba yang digelar di antaranya, balap karung dan memasukkan paku dalam botol.

’’Pemenang kita beri hadiah. Semua peserta dan penonton yang anak-anak juga kita beri sangu semua. Pahalanya saya kirimkan untuk orang tua,’’ ungkap putra KH Rifai Romly dan Hj Ummu Aiman binti KH Mahrus Ali Lirboyo ini. 

Gus Sentot mengaku sangat senang melihat anak-anak gembira memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81.

’’Gembira dengan peringatan kemerdekaan ini penting agar semangat mempertahankan kemerdekaan,’’ tegas pengasuh Asrama Sulaiman Bilqis dan Bilqis 2 PP Darul Ulum Rejoso, Jombang ini.

Baca Juga: Bertahun-tahun Mati Suri, Lantai Dua PCN Jombang Mulai Dilirik Investor

Dengan rasa gembira memperingati kemerdekaan, diharapkan muncul semangat mempertahankan dan mengisi kemerdekaan.

Yakni dengan belajar sungguh-sungguh.

’’Anak-anak harus kita motivasi agar semangat belajar, karena hanya dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi kita bisa mewujudkan tujuan kemerdekaan yakni mensejahterakan kehidupan bangsa,’’ urai ketua PSSI dan Perkemi Jombang ini.

Kemerdekaan juga harus diisi dengan karya. 

’’Dulu saat dijajah kita tidak bisa bebas belajar dan berkarya, maka kemerdekaan harus diisi dengan berkarya sesuai kemampuan dan bidang kita masing-masing,’’ tutur alumnus S2 Teknik Industri ITS Surabaya yang kini dosen di Universitas Islam Tribakti Kediri.

Baca Juga: Jalan Cukir-Mojowarno Jombang Dilebarkan, Proyek Rp 1,8 Miliar Dikebut

Belajar, bekerja dan berkarya merupakan wujud nyata bersyukur.

Sebagaimana disebutkan di Quran Surat Saba ayat  13; Bekerjalah hai keluarga Daud untuk bersyukur. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
lomba kerakyatan desa keras Jombang DPRD gus sentot