JombangBanget.id - Pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang mulai menggerakkan roda ekonomi warga.
Salah satunya melalui jasa penyewaan rumah, kamar hotel yang banyak diburu muktamirin, terutama yang berada di sekitar lokasi kegiatan.
”Alhamdulillah, mulai banyak yang mencari, dan juga banyak yang sudah inden di sini,” ujar Siti Nur Hayati, warga Perumahan Bahrul Ulum Menara Asri, Rabu (9/7).
Menurutnya, permintaan rumah sewa mulai meningkat dalam dua hari terakhir. Bahkan, sejumlah rumah telah dipesan sejak Tambakberas ditetapkan sebagai tuan rumah Muktamar NU ke-35.
Rumah yang disewakan pun beragam, baik yang kosong maupun yang masih ditempati pemiliknya.
”Ada yang ditempati, ada juga yang kosong,” katanya.
Pemilik rumah yang masih menghuni tempat tinggalnya memilih mengungsi sementara ke rumah keluarga agar rumah dapat disewakan selama muktamar berlangsung.
”Yang punya rumah biasanya mengungsi ke rumah orang tua atau saudara. Ya saling membantu untuk terlaksananya Muktamar di Tambakberas sini,” ungkapnya.
Siti mengaku akan melakukan hal yang sama. Selama rumahnya disewa sekitar sepekan, dia berencana tinggal bersama orang tua dan adiknya.
”Saya insyaallah ke rumah adik dan orang tua,” ujarnya.
Menurut Siti, lokasi perumahan Bahrul Ulum Menara Asri yang hanya berjarak sekitar 500 meter dari area parkir dan arena kegiatan menjadi daya tarik utama bagi penyewa.
”Strategis, dekat dengan lokasi, dekat dengan parkir juga. Jalan kaki sekitar 500 meter,” katanya.
Calon penyewa berasal dari berbagai daerah. Sebagian melakukan pemesanan melalui WhatsApp, sementara lainnya datang langsung untuk melihat kondisi rumah sebelum menyewa.
Baca Juga: Binrohtal: Jalan Menuju Surga Ternyata Banyak dan Mudah Diamalkan
”Banyak yang menghubungi lewat WhatsApp atau datang langsung ke rumah,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui, Muktamar Nahdlatul Ulama ke-35 akan digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada 27–31 Agustus 2026.
Forum permusyawaratan tertinggi NU tersebut diperkirakan dihadiri sekitar 6.000 peserta resmi, peninjau, dan tamu undangan dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz