Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Tafsir Aktual: Al-Fatihah (5)

Rojiful Mamduh • Sabtu, 27 Juni 2026 | 05:53 WIB
Rubrik opini KH Mustain Syafii. (Radar Jombang)
Rubrik opini KH Mustain Syafii. (Radar Jombang)

Al-Rahman al-Rahim, dua sifat utama Tuhan ini diulang dan ditandaskan kembali agar manusia mengerti, betapa Tuhan punya sifat begitu mulia nan agung.

Betapapun brengseknya manusia, betapun kafirnya, betapapun durhakanya, Tuhan tetap memberi rezeki dan kenikmatan.

Terbukti daftar orang terkaya di dunia didominasi non muslim.

Lagian, model pengulangan begini ini biasa ada dalam Alquran. Misalnya pada surah al-Qamar, kalimat ’’walaqad yassarna al-Qur’an li al-dzikr fahal min muddakir’’ diulang empat kali. Apa lagi kalau bukan untuk mempertajam isi pesan.

Lebih ekstrim lagi, lihat kalimat ’’fabiayyi ala’ Rabbikuma tukadzdziban’’ yang diulang tiga puluh satu kali dalam surah al-Rahman yang hanya terdiri dari tujuh puluh delapan ayat.

Baca Juga: 14.368 Petani di Jombang Terima Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, Risiko Kerja Kini Dijamin

Apa anda akan menuduh Tuhan kehabisan bahan..?

Singkatnya, bahwa masing-masing pengulangan (al-takrar) ada stressing sendiri-sendiri.

Balik ke ’’basmalah’’ dan ’’hamdalah’’, keduanya dinobatkan sebagai kalimah religius.

Basmalah sebagai kalimah pembuka saat orang beriman memulai sesuatu perbuatan dan Hamdalah sebagai kalimah penutup, mengakhiri perbuatan.

Bahkan itu berlaku pada aktivitas ranjang, meski nampak jorok dan porno sekalipun. Misalnya hubungan seksual suami istri.

Diperintah agar diawali dengan basmalah saat mau memasukkan penis ke dalam vagina dan diakhiri dengan hamdalah setelah selesai dan lega.

Meski seporno itu, agama mencatat sebagai amal ibadah berpahala.

Memperhatikan aktivitas porno yang ternyata di hadapan Tuhan serelegius ini, rasanya zalim, gak ilok, seseorang, baik suami maupun istri, habis menumpahkan air mani kok gelenggem saja dan tergeletak tanpa bersyukur al-hamdu lillah, memuji kebesaran Tuhan.

Beruntunglah zakar anda masih bisa tegar dan menusuk-nusuk. Betapa nelongsonya lelaki yang anunya ngelimprek. Sekian kenikmatan dunia sirna.

Inilah perbedaan agama Islam dengan agama lain. Aktivitas halal dihitung ibadah berpahala bila diniati karena Allah Ta’ala.

Baca Juga: Kapolres Jombang Respons Tuntutan Sopir Truk, Oknum Dugaan Pungli Diproses

Persetubuhan orang beriman tidak sama dengan persetuban hewan. Ya, memang sama-sama menumpahkan hasrat seksual. Tapi bagi orang beriman lebih dari itu. Ada nilai ibadah di sana.

Oleh Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam, bahkan dianggap sebagai sedekah berpahala,  ’’wa fi budl’ ahadikum shadaqah’’ yang langsung diprotes seorang sahabat.

’’Apa iya wahai Rasulallah.. wong begituan kok sedekah berpahala?’’ 

Dengan senyumnya yang khas, Rasul mulia itu bertanya balik dengan memakai logika dan tesis balik: ’’Andai saja seorang pria menaruh penisnya pada vagina wanita lain. tidakkah itu berhukum haram dan berdosa..?’’

Laki-laki itu mengangguk mengiyakan dan Rasulullah segera menimpali: ’’Maka, logiskan..? jika zakar seorang pria ditaruh di vagina halal dan mendapat pahala..’

Laki-laki tersebut diam merunduk. (bersambung, in sya’ Allah). (*)

Penulis:

KH Mustain Syafii

Editor : Ainul Hafidz
#al-fatihah #KH Mustain Syafii #Jombang #Tafsir Aktual