JombangBanget.id - Warga Desa Kudubanjar, Kecamatan Kudu, Jombang kembali menyoroti lambannya realisasi pembangunan jembatan penghubung menuju Desa Sumbernongko, Kecamatan Ngusikan.
Hingga awal Juni, proyek yang sebelumnya dijanjikan mulai berjalan tahun ini belum juga terlihat progres di lapangan.
Yono, warga setempat, mengaku belum mendapat informasi terbaru terkait kelanjutan pembangunan jembatan tersebut. Padahal, sebelumnya warga sempat mendapat kabar proyek akan mulai dikerjakan pada Juni.
”Kemarin disampaikan tahun ini, bahkan bulan Juni sudah ada kegiatan. Tapi, sampai sekarang masih belum ada apa-apa di lokasi,” katanya.
Baca Juga: Pilkades Serentak Jombang 2027 Mulai Digodok, Anggaran Diproyeksi Rp 25 Miliar
Menurut dia, jembatan tersebut sangat dibutuhkan karena menjadi akses utama penghubung antarwilayah. Warga pun berharap tidak kembali terjadi penundaan seperti tahun sebelumnya.
”Harapannya segera direalisasikan karena dulu sudah disampaikan bulan Juni. Masak tidak jadi lagi seperti tahun lalu,” imbuhnya.
Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang Pengembangan Kawasan Permukiman Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Jombang Ahmad Rofiq Ashari memastikan proyek jembatan Kudubanjar masih dalam tahap persiapan pengadaan.
”Insya Allah Juni ini sudah proses pengadaan. Tinggal sedikit melengkapi dokumen,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dokumen yang masih disempurnakan berkaitan dengan metodologi pelaksanaan pekerjaan. Setelah rampung, proses pengadaan akan segera dijalankan.
”Sekarang melengkapi metodologi pelaksanaan pekerjaan. Kurang itu saja, jadi penyempurnaan itu saja. Target kami Juni ini pengadaan,” tuturnya.
Pengadaan nantinya dilakukan melalui mekanisme e-purchasing mini kompetisi. Jika penyedia peringkat pertama memenuhi seluruh persyaratan, proses dapat berjalan cepat.
”Biasanya dua minggu sudah selesai karena harus ada evaluasi dan sebagainya,” ujarnya.
Setelah pengadaan rampung dan kontrak diteken, pekerjaan fisik segera dimulai dengan konstruksi rangka batang.
Baca Juga: Sembilan Desa Sudah Gelar KDAW, Tinggal Tiga Desa di Jombang Belum Musdes
”Mudah-mudahan bisa berkontrak dan dilanjutkan pelaksanaan. Yang jelas selesai kontrak langsung pelaksanaan pekerjaan,” katanya.
Seperti diketahui, proyek jembatan Kudubanjar dengan nilai sekitar Rp 3 miliar sempat tertunda.
Anggaran sebelumnya Rp 2,9 miliar pada APBD 2025 juga gagal terlaksana dan dialihkan menjadi SiLPA sebelum kembali diusulkan pada APBD 2026. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz