Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Jombang Beratap Buah Disiapkan Jadi Gerakan Jangka Panjang, Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

Anggi Fridianto • Rabu, 3 Juni 2026 | 07:45 WIB
KOMPAK: Dari kiri, Sekdakab Jombang Agus Purnomo, Ketua DPRD Hadi Atmaji, Bupati Warsubi, Wabup Salmanudin, Direktur Radar Jombang M. Mur Kholis, GM Radar Jombang Sulton Arif.
KOMPAK: Dari kiri, Sekdakab Jombang Agus Purnomo, Ketua DPRD Hadi Atmaji, Bupati Warsubi, Wabup Salmanudin, Direktur Radar Jombang M. Mur Kholis, GM Radar Jombang Sulton Arif.

JombangBanget.id - Gerakan Jombang Beratap Buah (Bersama Tanam Pohon Buah) yang diinisiasi Jawa Pos Radar Jombang tidak berhenti pada momentum HUT ke-12 perusahaan.

Program tersebut disiapkan menjadi gerakan jangka panjang yang melibatkan masyarakat, pemerintah, dunia usaha, hingga komunitas.

Platform tersebut disiapkan sebagai pusat data sekaligus sarana monitoring perkembangan gerakan bersama ini.

Direktur Jawa Pos Radar Jombang M. Nur Kholis mengatakan, gagasan tersebut lahir dari keinginan menjadikan peringatan ulang tahun perusahaan lebih bermanfaat bagi masyarakat.

Baca Juga: HUT ke-12 Radar Jombang Lahirkan Gerakan Jombang Beratap Buah, Bupati Warsubi Sumbang 1.000 Bibit

”Perjalanan 12 tahun ini cukup dinamis. Kami ingin peringatan ulang tahun tidak hanya menjadi seremonial, tetapi memiliki manfaat yang bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya saat peluncuran gerakan Jombang Beratap Buah dan website beratapbuah.com, Selasa (2/6).

Menurut Kholis, pohon buah dipilih karena memiliki manfaat yang lengkap. Selain mendukung penghijauan, tanaman buah juga berpotensi meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.

Ia menilai hampir seluruh wilayah Kabupaten Jombang memiliki kondisi yang mendukung pengembangan berbagai jenis tanaman buah.

Tidak hanya kawasan Wonosalam yang selama ini dikenal sebagai sentra durian.

”Buah ini menarik dilihat dari sudut apa pun. Potensinya sangat besar. Jombang punya Wonosalam yang sudah dikenal, tetapi kami meyakini hampir seluruh wilayah Jombang cocok ditanami berbagai jenis pohon buah,” katanya.

Untuk memastikan program berjalan berkelanjutan, Jawa Pos Radar Jombang meluncurkan website beratapbuah.com.

Platform tersebut disiapkan sebagai pusat data sekaligus sarana monitoring perkembangan gerakan.

Melalui website tersebut, setiap kegiatan penanaman maupun perkembangan pohon yang ditanam dapat didokumentasikan dan dipantau bersama.

”Kami ingin ada identifikasi yang jelas dan progres yang bisa dipantau bersama. Karena itu kami membuat website beratapbuah.com sebagai media dokumentasi dan pengawalan program,” jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan gerakan penghijauan berbasis tanaman buah tidak dapat diukur dalam waktu singkat.

Baca Juga: Puncak Ibadah Haji Terlewati, Jemaah Jombang Kini Fokus Jaga Kondisi Fisik

Dibutuhkan konsistensi bertahun-tahun untuk melihat dampaknya terhadap lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat.

”Ini bukan program satu atau dua tahun. Bisa empat sampai lima tahun bahkan lebih untuk melihat hasilnya. Tetapi kami berkomitmen untuk terus mengawal dan berikhtiar semaksimal mungkin,” ungkapnya.

Karena itu, pihaknya membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi pemerintah daerah, perusahaan, komunitas, relawan, maupun masyarakat yang ingin berpartisipasi.

”Kami ingin berkolaborasi dengan semua pihak. Semakin banyak yang terlibat, semakin besar manfaat yang bisa dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Sebagai media yang telah menerapkan konvergensi cetak dan digital, Jawa Pos Radar Jombang juga berkomitmen mengampanyekan gerakan tersebut melalui seluruh platform yang dimiliki.

”Media tidak hanya menjalankan fungsi informasi, tetapi juga bisa menjadi bagian dari penggerak pembangunan masyarakat. Karena itu kami ingin ikut mengambil peran melalui gerakan Jombang Beratap Buah,” pungkasnya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#jombang beratap buah #masyarakat #Jangka Panjang #bibit #Jombang