JombangBanget.id - Kepala Dinas PUPR Jombang Imam Bustomi menegaskan penanganan pintu enam Dam Karet Jatimlerek segera dilakukan.
Bukan dengan ditambal melainkan dibangun kisdam atau bangunan sementara untuk menahan air.
Pengerjaan dilakukan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas.
”Jadi sudah ada kesepakatan, penanganan pintu enam yang bocor akan ditangani BBWS. Itu nanti akan dikisdam,” tegasnya.
Baca Juga: Bus Pariwisata Hantam Truk Box di Tol Jombang-Mojokerto, Sopir Truk Meninggal di Lokasi
Saat ini, persiapan material untuk pembangunan kisdam mulai dilakukan.
”Untuk tanah pengisian insya Allah sudah ready di lokasi. Materialnya menggunakan bekas galian saluran pengelak,” ujarnya.
Selain itu, alat berat berupa ekskavator akan dibantu pihak proyek, sementara kebutuhan jumbo bag disiapkan BBWS Brantas.
”Ekskavator juga akan dibantu pihak proyek, sementara jumbo bagnya dicukupi dari BBWS Brantas. Jadi sepenuhnya akan dicover teman-teman BBWS Brantas bersama pihak proyek di Jatimlerek,” katanya.
Bustomi menyebut saat ini air sudah bisa masuk ke irigasi warga setelah dilakukan penggelontoran atau flushing.
”Sampai sakarang masih dilakukan penggelontoran, jadi tanpa dibendung air sudah bisa masuk ke intake,” bebernya. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz