Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal: Tiga Tingkatan Ibadah, Tingkatan Ketiga Paling Mulia

Rojiful Mamduh • Minggu, 17 Mei 2026 | 06:56 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Pengasuh Pondok Pesantren Raudlatul Qur'an, Jombatan, Kesamben, Jombang, KH Habib Sholeh, menjelaskan tingkatan ibadah. 

’’Ada tiga tingkatan ibadah,’’ tuturnya, saat khotbah di Masjid Agung Junnatul Fuadah Polres Jombang, Jumat (15/5).

Pertama, ibadah karena takut azab Allah dan siksa neraka.

Ini tingkatan dasar yang banyak dimiliki manusia. Meski tergolong iman yang masih lemah, tetap lebih baik daripada tidak beribadah sama sekali.

Baca Juga: Setitik Cahaya yang Mulai Padam

Allah Ta’ala berfirman di Surat Ali Imran 131. Takutlah kalian kepada neraka yang disediakan bagi orang-orang kafir.

Ibadah yang hanya didasari rasa takut bisa mudah putus asa. Bahkan meninggalkan ibadah ketika merasa aman dari dosa.

Alkisah, ada pemuda di masa tabi’in yang gemar bermaksiat. Suatu hari ia mendengar imam membaca Surat Al-Muthaffifin 6; Pada hari manusia berdiri menghadap Tuhan semesta alam. 

Ia gemetar hebat lalu jatuh pingsan. Setelah sadar, ia bertobat dan menghabiskan hidupnya dalam ibadah.

’’Aku takut berdiri di hadapan Allah membawa dosa.’’

Kedua, ibadah karena mengharap pahala dan surga.

Ini lebih tinggi daripada sekadar takut siksa. Namun bisa muncul penyakit ujub dan kesombongan. Merasa dirinya ahli ibadah dan memandang rendah orang lain.

Allah mengingatkan di Surat An-Najm 32. Janganlah kalian menganggap diri kalian suci. Allah lebih mengetahui siapa yang bertakwa.

Sayyidina Ali bin Abi Thalib radiyallahu anhu berkata: Ada kaum yang beribadah kepada Allah karena takut, itulah ibadah budak.

Ada yang beribadah karena berharap pahala, itulah ibadah pedagang. Dan ada yang beribadah karena syukur dan cinta kepada Allah, itulah ibadah orang merdeka.

Baca Juga: Dramatis! MTsN 1 Jombang Raih Gelar Juara Turnamen Futsal GFC 2026

Alkisah, ada orang Bani Israil yang sangat rajin beribadah hingga merasa dirinya paling mulia. Ia memandang rendah seorang pendosa.

Allah kemudian mewahyukan kepada nabi pada masa itu: Si pendosa telah diampuni karena tobatnya, sedangkan ahli ibadah dihapus pahalanya karena kesombongannya.

Ketiga, ibadah karena mencari rida dan rahmat Allah Ta’ala.

Inilah tingkatan tertinggi. Allah berfirman di Surat Al-Baqarah 165. Adapun orang-orang beriman sangat besar cintanya kepada Allah.

Serta di Surat Albayinah 8; Allah rida terhadap mereka dan merekapun rida kepada-Nya.

Orang yang mencapai tingkatan ini akan tetap istiqamah dalam ibadah, baik saat lapang maupun sempit, dipuji ataupun dicela manusia.

Rasulullah ketika salat malam sampai bengkak kakinya pernah ditanya oleh Sayyidah Aisyah radiyallahu anha; Mengapa engkau melakukan ini padahal dosamu telah diampuni?

Beliau menjawab: Tidakkah aku ingin menjadi hamba yang bersyukur? 

Inilah ibadah karena cinta dan syukur.

Rabi’ah Al-Adawiyah pernah berdoa: Ya Allah, jika aku beribadah kepada-Mu karena takut neraka maka bakarlah aku di dalamnya.

Jika aku beribadah karena berharap surga maka haramkan surga bagiku. Tetapi jika aku beribadah karena mencintai-Mu, maka jangan Engkau haramkan aku melihat wajah-Mu.

Baca Juga: Calon Siswa Sekolah Rakyat Jombang Mulai Diverifikasi, Ini Progres Terbaru Pembangunan Gedungnya

Imam Ali Zainal Abidin pada malam hari memikul sendiri karung makanan untuk fakir miskin Madinah secara diam-diam.

Setelah beliau wafat, barulah penduduk mengetahui bahwa orang yang selama ini membantu mereka adalah beliau, karena bantuan itu terhenti. 

Ketika jasad beliau dimandikan, terlihat bekas hitam di pundaknya akibat sering memikul karung gandum.

Beliau beribadah bukan untuk pujian manusia, tetapi demi mencari rida Allah semata. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#tingkatan ibadah #Polres Jombang #Mulia #Binrohtal #Jombang