Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

SPPG Candimulyo 1 Jombang Belum Kantongi SLHS, Terancam Dinonaktifkan Sementara

Achmad RW • Sabtu, 16 Mei 2026 | 07:54 WIB
Wali murid MI Nidhomiyah Jombang mengeluhkan MBG menu telur balado yang dibagikan kepada siswa karena disebut berbau busuk dan tidak layak dikonsumsi.
Wali murid MI Nidhomiyah Jombang mengeluhkan MBG menu telur balado yang dibagikan kepada siswa karena disebut berbau busuk dan tidak layak dikonsumsi.

JombangBanget.id - Polemik penyaluran makan bergizi gratis (MBG) di Kabupaten Jombang terus bergulir. SPPG Candimulyo 1 yang menyalurkan paket MBG berisi telur diduga berbau busuk ke siswa MI Nidhomiyah ternyata belum memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Jombang, Deni Setiawan, mengungkapkan pihaknya telah melakukan pengecekan dan memastikan sertifikat wajib tersebut belum dimiliki SPPG terkait.

”Untuk SLHS kami pastikan belum punya, namun sudah mengajukan proposal dan berproses,” terangnya, Jumat (15/5).

Saat ini, pihaknya masih melakukan investigasi lanjutan terkait temuan menu telur berbau tidak sedap yang diterima sejumlah siswa. Penelusuran dilakukan untuk memastikan sumber masalah dalam proses penyediaan makanan.

Baca Juga: Binrohtal: Dimensi Sosial Ibadah Kurban, Ajarkan Kepedulian dan Empati Sesama

”Sampai hari ini kami masih terus melakukan investigasi lanjutan, sesuai arahan BGN. Kami ingin pastikan apa yang salah sehingga ada temuan output tidak layak tersebut,” katanya.

Ia menegaskan, jika dalam proses investigasi ditemukan unsur kelalaian atau kesengajaan, maka sanksi tegas tidak menutup kemungkinan dijatuhkan, termasuk penghentian sementara operasional.

”Ya bisa saja di-Suspend (dihentikan sementara) kalau memang ditemukan unsur kelalaian, kita lihat nanti hasil investigasinya,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, keluhan muncul dari wali murid MI Nidhomiyah Jombang terkait paket MBG yang diterima anak-anak mereka.

Salah satu menu berupa telur disebut berbau tidak sedap dan tidak layak konsumsi.

Salah satu wali murid, A, 34, mengatakan makanan tersebut akhirnya tidak dimakan oleh anaknya dan dibawa pulang. Keluhan serupa juga ramai dibahas di kalangan wali murid karena dialami sejumlah siswa di sekolah tersebut.

Kepala SPPG Candimulyo 1, M Akbar Adi Setiawan, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menyebut distribusi MBG saat itu mencapai sekitar 1.800 paket ke 12 sekolah.

”Kami sudah dapat laporannya dari pihak sekolah, dan memang tadi ada keluhan soal yang telur berbau itu,” terangnya.

Namun, ia menegaskan temuan tersebut tidak terjadi di semua sekolah penerima, melainkan hanya pada sebagian kecil distribusi.

Baca Juga: Revitalisasi SD di Jombang Sasar Ruang Kelas Rusak, Laboratorium Dihapus dari Program

Ahli Gizi SPPG Candimulyo 1, Siske Nevada Novitasari, menyebut penyebab bau pada telur masih belum dapat dipastikan.

”Tadi memang dikeluhkan ada yang berbau, tapi memang tidak semua sekolah, bisa dari bumbu bisa juga dari telur,” lontarnya. (riz/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#telur busuk #sppg candimulyo 1 #BGN #Mbg #Jombang