Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Operasional Terminal Barang Jombang Terancam Molor, Ini Penyebabnya

Ainul Hafidz • Minggu, 26 April 2026 | 06:58 WIB
Terminal Barang di Kecamatan Perak, Jombang yang belum bisa difungsikan tahun ini. (Ainul Hafidz/Radar Jombang)
Terminal Barang di Kecamatan Perak, Jombang yang belum bisa difungsikan tahun ini. (Ainul Hafidz/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Terminal Barang di Kecamatan Perak, Jombang hingga kini belum beroperasi.

Pasalnya, sejumlah fasilitas pendukung terminal belum lengkap.

Pembangunan fasilitas terminal dilakukan secara bertahap lantaran terkendala anggaran.

Target terminal bisa beroperasi tahun ini terancam gagal.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jombang Sugianto melalui Kepala Bidang Pengendalian Operasional dan Perparkiran, Bambang Tedjoatmoko, menjelaskan saat ini masih terdapat beberapa pekerjaan yang sedang berlangsung, khususnya pembangunan fasilitas pendukung.

Baca Juga: RSUD Jombang Gandeng KAP dan BPKP, Kaji Pembangunan Gedung 10 Lantai Rp 400 Miliar

”Sekarang masih ada pengerjaan toilet dua bilik dan barrier gate. Untuk barrier gate sebenarnya sempat dipasang, tetapi sementara dilepas kembali karena dikhawatirkan hilang, mengingat terminal belum beroperasi,” katanya.

Selain itu, pemasangan lampu penerangan jalan umum (PJU) di kawasan itu sudah rampung lebih dulu.

Pembangunan toilet ditargetkan rampung akhir bulan ini dengan estimasi pengerjaan sekitar dua minggu karena skala pekerjaan relatif kecil.

Meski demikian, Tedjo menegaskan terminal belum dapat langsung difungsikan setelah pekerjaan tersebut selesai.

”Yang jelas nanti akan dilakukan uji coba terlebih dahulu,” imbuhnya.

Terkait operasional penuh, pihaknya memastikan masih belum bisa dilakukan dalam waktu dekat. Ini disebabkan belum tersedianya pos jaga sebagai salah satu fasilitas utama yang diperlukan untuk mendukung operasional terminal.

”Pos jaga belum ada karena belum teranggarkan. Saat ini masih kami usulkan ke Bapperida melalui Perubahan-APBD 2026,” jelasnya.

Kondisi tersebut membuat operasional terminal tersendat. Selain pos jaga, fasilitas pendukung lain juga dinilai belum memadai untuk menunjang aktivitas di dalam terminal.

Baca Juga: DPMPTSP Jombang Cicil Pindah ke Gedung MPP, Ditarget Rampung Tahun Ini

Dishub Jombang juga tidak dapat memanfaatkan bangunan eks kantor BPP Perak sebagai alternatif. Berdasarkan hasil pengecekan, kondisi bangunan tersebut mengalami kerusakan cukup parah.

”Kami tidak berani menggunakan kantor eks BPP Perak karena kondisinya rusak, terutama pada bagian atap yang sudah tidak memungkinkan untuk ditempati,” tuturnya.

Dengan kondisi yang ada, pihaknya menargetkan terminal baru dapat diupayakan beroperasi pada 2027 nanti, dengan catatan fasilitas utama seperti pos jaga dan toilet telah tersedia.

”Minimal pos jaga dan toilet sudah ada, baru kita usahakan bisa beroperasi. Karena tanpa pos jaga, tidak memungkinkan untuk dioperasikan,” katanya.

Data dihimpun, proyek pembangunan kamar mandi untuk parkir khusus di terminal itu dikerjakan CV Sumber Rejeki, Jombang, dengan nilai kontrak sebesar Rp 75.891.588. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Dishub Jombang #Perak #Jombang #operasional #Terminal Barang