Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

7,7 Ribu Ton Pupuk Urea Terserap di Kabupaten Jombang, Mojowarno Terbesar

Azmy endiyana Zuhri • Rabu, 22 April 2026 | 06:10 WIB
Ilustrasi pupuk urea
Ilustrasi pupuk urea

JombangBanget.id– Penyaluran pupuk bersubsidi di Kabupaten Jombang terus menunjukkan progres signifikan.

Dari sejumlah jenis pupuk yang didistribusikan, serapan pupuk urea tercatat paling tinggi, menembus 7,7 ribu ton dan tersebar di 21 kecamatan.

Kepala Disperta Jombang M. Rony melalui Kabid Sarana dan Prasarana Pertanian Eko Purwanto mengatakan, total pupuk urea yang telah disalurkan mencapai 7.706.497 kilogram atau 7,7 ribu ton lebih. 

Angka tersebut menjadi yang tertinggi dibandingkan jenis pupuk bersubsidi lainnya.

Baca Juga: Bulan Ini Dijadwal Teken Kontrak, soal Pengadaan Pupuk Tembakau di Jombang Rp 5 Miliar

Tingginya serapan pupuk urea menunjukkan kebutuhan petani terhadap pupuk dasar tersebut masih sangat besar, terutama untuk mendukung produktivitas tanaman pangan.

”Urea memang masih menjadi kebutuhan utama petani. Penyalurannya kami lakukan bertahap sesuai data dalam e-RDKK,” ujarnya.

Dari sebaran wilayah, Kecamatan Mojowarno menjadi penyerap pupuk urea terbesar dengan total 688.668 kilogram.

Baca Juga: Soal Rencana Bantuan Pupuk Tembakau di Jombang, Begini Kata Petani di Utara Brantas

Disusul Kecamatan Kabuh sebesar 574.587 kilogram dan Kecamatan Kesamben sebanyak 541.884 kilogram.

Sementara itu, total distribusi pupuk bersubsidi secara keseluruhan, termasuk NPK, ZA, dan organik, telah melampaui 14 juta kilogram. Untuk pupuk NPK sendiri tercatat mencapai 7.199.049 kilogram.

Selain itu, pupuk organik yang telah disalurkan mencapai 2.022.960 kilogram, sedangkan pupuk ZA sebesar 194.128 kilogram.

Eko menjelaskan, seluruh pupuk bersubsidi tersebut disalurkan melalui kios resmi yang telah ditunjuk pemerintah.

Petani yang berhak menebus pupuk merupakan mereka yang telah terdaftar dalam sistem elektronik rencana definitif kebutuhan kelompok (e-RDKK).

”Penebusan dilakukan di kios resmi dengan membawa kartu tani atau identitas sesuai data yang terdaftar,” jelasnya.

Baca Juga: Data e-RDKK Diperbarui, Segini Jumlah Petani Jombang Kini Berhak Terima Pupuk Subsidi

Disperta Jombang juga terus melakukan pengawasan bersama pihak terkait guna memastikan distribusi pupuk berjalan lancar dan tepat sasaran selama musim tanam berlangsung.

”Pengawasan terus kami lakukan agar kebutuhan pupuk petani benar-benar terpenuhi,” pungkasnya.(yan/naz)

Editor : Achmad RW
#urea #Mojowarno #Jombang #serapan pupuk subsidi