Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Mayoritas CJH Jombang Berisiko Tinggi, Ratusan Jemaah Perlu Pengawasan Kesehatan

Anggi Fridianto • Selasa, 21 April 2026 | 14:41 WIB

 

Ilustrasi ibadah haji. (AI/Radar Jombang)
Ilustrasi ibadah haji. (AI/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Mayoritas calon jemaah haji (CJH) asal Jombang yang akan berangkat ke Tanah Suci Mei mendatang masuk kategori berisiko tinggi.

Data Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Jombang, berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan Dinkes mencatat, sebanyak 784 orang atau sekitar 61 persen dari total 1.267 CJH memiliki risiko kesehatan.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Jombang Ilham Rochim menjelaskan, ratusan CJH tersebut terbagi dalam tiga kategori.

Rinciannya, risiko tinggi berat sebanyak 178 orang, risiko sedang 206 orang, dan risiko ringan 402 orang.

Baca Juga: Profil Ma’murotus Sa’diyah, Kepala DPPKB-PPPA Jombang Jaga Keseimbangan Karier dan Peran Ibu

”Secara umum hasil pemeriksaan kesehatan seluruh CJH sudah memenuhi ketentuan untuk berangkat. Namun kondisi kesehatan harus terus dijaga hingga keberangkatan dan selama di Tanah Suci,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah Arab Saudi tetap akan melakukan sampling pemeriksaan kesehatan setibanya jemaah di Tanah Suci.

Jika ditemukan kondisi kesehatan tidak memenuhi standar, jemaah berpotensi dipulangkan ke Indonesia.

”Kalau saat pemeriksaan di sana dinyatakan tidak layak, bisa langsung dipulangkan. Karena itu persiapan fisik harus benar-benar diperhatikan,” tegasnya.

Sementara itu, Kemenhaj Jombang terus membuka layanan konsultasi bagi CJH yang akan berangkat. Hal ini dilakukan untuk memastikan kesiapan jemaah, baik dari sisi kesehatan maupun administrasi.

”Sosialisasi dan konsultasi terus kita matangkan hingga menjelang hari keberangkatan,’’ pungkasnya.

Diketahui, sebanyak 1.267 CJH asal Jombang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 6 hingga 7 Mei 2026.

Mereka terbagi dalam kloter 60, 61, 62, dan 63 melalui Embarkasi Juanda, Surabaya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#kantor kemenhaj jombang #haji #kesehatan #CJH Jombang #Jombang