JombangBanget.id - Perbaikan jalan provinsi ruas Jombang–Ploso jadi sorotan.
Belum genap sebulan sejak ditambal jelang Lebaran, sejumlah titik sudah kembali rusak dan bergelombang.
Kerusakan terlihat di wilayah Kecamatan Tembelang. Tambalan aspal yang sempat menutup retakan kini kembali ambrol dan membentuk gelombang.
”Balik lagi, awalnya retak-retak terus sekarang rusak lagi,” ujar Setyo, 34, warga setempat.
Baca Juga: Dekopinda Jombang Punya Nahkoda Baru, Begini Misi Besar yang Didorong Bupati Warsubi
Ia menyebut, perbaikan terakhir dilakukan sekitar H-7 Idul Fitri.
”Kalau dihitung belum sampai sebulan perbaikannya, entah materialnya yang jelek, pengerjaanya yang asal-asalan atau bagaimana itu,” pungkasnya.
Kondisi serupa juga terlihat di titik Desa Tambakrejo, Kecamatan Jombang. Di titik ini, terdapat tiga hingga empat gundukan besar akibat lapisan tambalan aspal yang bergeser.
”Ini juga belum sampai sebulan, wong ditambal terakhir itu mau Lebaran kemarin, sekarang sudah begini lagi, yang lewat waswas,” ungkap Lukman, 34.
Warga menilai pola tambal sulam tak pernah jadi solusi. Selain tidak awet, kerusakan selalu berulang di titik yang sama.
”Harusnya aspal ulang, bukan tambal sulam kayak gini, karena terbukti kalau ditambal sulam ndak pernah awet, dan rusaknya tetap di titik itu-itu saja,” tegasnya.
Terpisah, Koordinator UPT Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Wilayah II Jombang Dinas PU Bina Marga Jatim, Ariek Tri S, mengakui kerusakan tersebut.
Pihaknya berjanji akan kembali melakukan perbaikan dalam waktu dekat.
”Akan segera diperbaiki, beberapa hari ini ada di Ploso dulu,” terangnya.
Baca Juga: Gus Sentot Siap Kawal Aspirasi Guru MI Diwek Jombang, dari Sertifikasi hingga Rehab Madrasah
Untuk tahun ini, belum ada rencana pengaspalan ulang di ruas tersebut.
”Tahun ini belum ada, masih pemeliharaan rutin,” pungkasnya. (riz/naz)
Editor : Ainul Hafidz