Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Distribusi Elpiji 3 Kilogram Tersendat, Begini Kata Disdagrin Jombang

Ainul Hafidz • Jumat, 17 April 2026 | 13:00 WIB

 

BANYAK DICARI: Pengelola pangkalan elpiji 3 kilogram di Jl Adityawarman mengecek tabung gas melon. (Ainul Hafidz/Radar Jombang)
BANYAK DICARI: Pengelola pangkalan elpiji 3 kilogram di Jl Adityawarman mengecek tabung gas melon. (Ainul Hafidz/Radar Jombang)

JombangBanget.id – Distribusi elpiji 3 kilogram di Jombang sempat mengalami keterlambatan dalam dua pekan terakhir.

Pengiriman di tingkat pangkalan resmi sebelumnya kerap molor hingga malam hari.

Siswanto, 44, pengelola Pangkalan Elpiji 3 Kg Nur Aini Basri di Jalan Adityawarman, mengatakan tidak ada pengurangan kuota.

Namun demikian, pengiriman terkadang molor.

”Kuota tetap, tidak ada pengurangan. Hanya pengirimannya saja yang molor. Biasanya datang sore, kemarin-kemarin sering baru datang itu malam hari,” katanya.

Baca Juga: Binrohtal: Jangan Anggap Sepele, Cara Memarahi Anak Ini Bisa Berujung Penyesalan

Keterlambatan tersebut tidak menentu waktunya dan sudah berlangsung sekitar dua minggu.

Informasi yang diterima dari agen menyebut, keterlambatan dipicu stok di tingkat SPBE yang sempat kosong dan harus menunggu suplai dari Pertamina.

”Kami tahunya dari agen, katanya di SPBE sempat kehabisan, jadi nunggu kiriman lagi,” imbuhnya.

Meski demikian, kondisi kini mulai membaik. Dalam beberapa hari terakhir, distribusi kembali lancar dan stok di pangkalan miliknya tetap tersedia.

Harga jual ke konsumen dipatok Rp 18.000 per tabung, dari harga tebus Rp 16.500 per tabung di tingkat agen. Untuk pengiriman ke lokasi tertentu, dikenakan tambahan biaya operasional.

Setiap hari, saya menerima sekitar 100 tabung elpiji 3 kilogram,” terangnya.

Terpisah, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang, Anjik Eko Saputro menyatakan pihaknya sudah turun langsung memantau kondisi distribusi di lapangan. Koordinasi dilakukan mulai dari pengecer hingga SPBE.

”Sudah kami lakukan pengecekan dan koordinasi. Insya Allah dua sampai tiga hari ini distribusi sudah kembali lancar,” ujarnya.

Baca Juga: MAN 1 Jombang Lepas 467 Siswa, 76 Lolos PTN lewat SNBP

Menurutnya, tidak ada perubahan maupun penambahan kuota elpiji 3 kilogram. Gangguan yang terjadi murni akibat kendala teknis distribusi.

”Kuota tetap sesuai alokasi. Kemarin hanya masalah pengiriman saja,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah pangkalan di berbagai wilayah Jombang mengeluhkan pasokan yang tidak lancar.

Bahkan, ada yang sempat mengalami kekosongan stok akibat distribusi yang terlambat.

Endro, pemilik pangkalan di Kecamatan Megaluh, menyebut kondisi terburuk terjadi pada pekan lalu saat pasokan sempat terhenti.

”Yang paling parah pekan lalu. Bukan dikurangi, tapi sering telat bahkan sempat kosong,” katanya. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Disdagrin Jombang #elpiji 3 kilogram #elpiji langka #elpiji #Jombang