Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Perbaikan Pasar Ploso Belum Rampung, Disdagrin Jombang Minta Penguatan Konstruksi

Ainul Hafidz • Sabtu, 11 April 2026 | 13:05 WIB

 

BELUM RAMPUNG: Neon box Pasar Ploso, Jombang yang sebelumnya rusak kini seluruhnya dicopot. (Ainul Hafidz/Radar Jombang)
BELUM RAMPUNG: Neon box Pasar Ploso, Jombang yang sebelumnya rusak kini seluruhnya dicopot. (Ainul Hafidz/Radar Jombang)

JombangBanget.id - Perbaikan kerusakan di Pasar Ploso, Jombang hingga kini belum tuntas.

Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang menekankan, penanganan bukan sekadar perbaikan biasa, melainkan harus dibarengi penguatan kualitas konstruksi menyeluruh agar insiden serupa tidak kembali terjadi.

Pantauan di lokasi, seluruh neon box pada fasad pasar sudah dilepas dan belum terpasang kembali. Kaca yang sebelumnya rusak juga belum terpasang. Sejumlah pekerja masih melakukan penanganan di area tersebut.

”Kami tidak ingin kejadian ini terulang. Penguatan harus benar-benar maksimal,” tegas Kepala Disdagrin Jombang Anjik Eko Saputro, Jumat (10/4).

Baca Juga: Maju Muscab, Kartiyono Bawa Misi Besar: PKB Jombang Digdaya

Ia mengakui, proses perbaikan masih berlangsung oleh pihak kontraktor. Bagian yang rusak diminta diganti dengan material baru, sementara komponen yang kerusakannya ringan tetap digunakan kembali dengan penguatan teknis.

“Yang rusak-rusak kami minta diganti baru. Untuk yang dipasang lagi itu kondisinya tidak terlalu parah. Yang terpenting dipasang dengan pengait yang lebih kuat lagi,” ujarnya.

Anjik memastikan tidak ada perubahan desain maupun posisi. Semua dikembalikan sesuai kondisi awal, namun dengan penguatan agar lebih kokoh.

“Masih tetap sama, dikembalikan ke kondisi awal. Tidak mengubah gambar dan bentuk, tetapi pengaitnya dibuat lebih kuat dan lebih bagus,” tuturnya.

Disdagrin juga menekankan kualitas pekerjaan kontraktor harus sesuai spesifikasi.

“Kami minta pemborong segera memperbaiki dan menyempurnakan sesuai RAB dan bentuknya. Ke depan kualitas harus dimaksimalkan lagi, supaya tidak terjadi kejadian serupa lagi,” katanya.

Inspektorat turut memberi rekomendasi agar rangka kaca dan neon box diperkuat.

“Ada rekomendasi dari inspektorat. Rangka kaca harus diperkuat, termasuk neon box juga wajib diberi penguatan lebih,” tandasnya.

Sebelumnya, proyek rehabilitasi Pasar Ploso tengah disorot, menyusul insiden runtuhnya kanopi pasar sepanjang 15 meter pada pertengahan Maret lalu.

Padahal pasar daerah tersebut baru saja direhab hingga menelan anggaran mencapai skeitar Rp 3,9 miliar.

Belum juga tuntas diperbaiki, kini disusul kerusakan pada bagian fasad pasar akibat disapu angin kencang pada Senin (30/3) sore.

Baca Juga: Cermin yang Gagal Memantul

Beruntung tidak ada korban luka maupun jiwa dari dua insiden horor ini.  Sejumlah pedagang mengaku waswas. Sementara kalangan DPRD mendorong agar dilakukan audit menyeluruh.

Diketahui, proyek rehabilitasi Pasar Ploso dikerjakan sejak 18 Juli 2025 oleh CV Panama Karya dengan pengawasan PT Concept Design Architect.

Nilai kontraknya mencapai Rp 3,94 miliar yang bersumber dari Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Disdagrin Jombang #konstruksi #kontraktor #pasar ploso #Jombang