JombangBanget.id – Kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 2026 di Kabupaten Jombang terus dimatangkan.
Hingga kini, seluruh tahapan berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan pemerintah pusat.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Jombang, Ilham Rohim, menyampaikan persiapan keberangkatan jemaah sudah hampir tuntas.
Baca Juga: Tafsir Aktual: Quraisy (6)
”Sesuai arahan Menteri Haji dan Umrah, persiapan keberangkatan haji hampir 100 persen,” ujarnya.
Ia menegaskan, ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah tak memengaruhi tahapan haji.
Belum ada perubahan kebijakan dari pemerintah pusat.
”Untuk tahapan haji tetap berjalan. Kami masih menjalankan proses seperti biasa, belum ada edaran lain,” katanya.
Baca Juga: 11 Desa di Jombang Mulai Proses KDAW, Dua Desa Siap Jaring Bacalon Kades
Dijelaskan, jumlah jemaah haji asal Jombang tahun ini mencapai 1.270 orang. Seluruhnya masih dalam proses persiapan menjelang keberangkatan.
Ilham menjelaskan, pihaknya terus melengkapi administrasi, termasuk bagi jemaah cadangan yang berpeluang berangkat.
”Persiapan terus kita matangkan, termasuk melengkapi administrasi bagi jemaah cadangan yang naik,” paparnya.
Terkait kuota, ia menyebut belum ada tambahan untuk Jawa Timur. Jumlah jemaah tetap mengacu pada penetapan awal sekitar 42 ribu orang.
”Belum ada pemberitahuan tambahan kuota. Masih sesuai data awal,” jelasnya.
Adapun untuk pembagian kelompok terbang (kloter) juga telah ditetapkan. Jemaah asal Jombang dipastikan masuk dalam empat kloter, yakni kloter 60, 61, 62, dan 63. ”Itu sudah final,” tegasnya.
Baca Juga: Kanopi Pasar Ploso Ambruk, Disdagrin Jombang Berencana Turunkan Tim Audit Independen
Untuk jadwal keberangkatan awal, jemaah dijadwalkan mulai berangkat pada 6 dan 7 Mei mendatang.
Sementara penempatan jemaah cadangan masih menunggu perkembangan. Jika terdapat kekosongan di daerah lain, peluang pengisian akan diberikan kepada jemaah dari Jombang.
”Kalau ada kabupaten lain yang kosong karena ada yang mundur, bisa diisi dari sini,” tuturnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz