Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Kali Catak Banteng Jombang Tersumbat Sampah dan Bambu, Picu Ancaman Banjir

Azmy endiyana Zuhri • Sabtu, 28 Maret 2026 | 06:46 WIB

 

Kondisi Kali Catak Banteng di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang tersumbat sampah dan rumpun bambu. (Azmy Endiyana/Radar Jombang)
Kondisi Kali Catak Banteng di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang tersumbat sampah dan rumpun bambu. (Azmy Endiyana/Radar Jombang)

 

JombangBanget.id – Kondisi Kali Catak Banteng di Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang memprihatinkan.

Tumpukan sampah dan material bambu (sangkrah) menyumbat aliran sungai, terutama di titik jembatan setempat.

Kondisi ini membuat warga waswas ancaman banjir.

Baca Juga: Dilepas Kapolres Jombang, 85 Karateka Siap Harumkan Nama Daerah di Kejurda Inkanas

Udin, salah satu warga, mengungkapkan penumpukan sangkrah terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir.

Arus sungai yang deras membawa material dari hulu hingga tersangkut di kolong jembatan.

”Banyak sampah sama bambu yang nyangkut di jembatan. Ini terbawa arus dari atas setelah hujan deras kemarin,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu segera ditangani.

Baca Juga: RSUD Jombang Tak Mau Santai Usai Lebaran, Ini yang Dilakukan

Sebab, jika dibiarkan, volume sangkrah akan terus bertambah dan dikhawatirkan dapat merusak konstruksi jembatan sekaligus memicu banjir saat hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

”Kalau tidak segera dibersihkan, bisa merusak jembatan dan berpotensi menyebabkan banjir,” tambahnya.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan melakukan pembersihan agar aliran sungai kembali lancar dan tidak membahayakan lingkungan sekitar.

”Harapannya segera dibersihkan, sebab dampaknya bisa memicu banjir,” bebernya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas PUPR Jombang, Sultoni, memastikan pihaknya akan segera melakukan penanganan di lokasi tersebut.

”Segera kita tindak lanjuti. Sekarang masih penanganan di Kesamben sekaligus perbaikan alat berat,” jelasnya, Jumat (27/3).

Sultoni juga mengakui Kali Catak Banteng memang kerap dipenuhi sampah saat musim hujan.

Baca Juga: Jombang Siap Panen Raya Padi, Potensi Gabah Tembus 159 Ribu Ton dalam Dua Bulan

Tingginya curah hujan membuat material seperti batang bambu mudah terbawa arus dari wilayah hulu ke hilir.

”Memang sering terjadi seperti ini. Saat hujan deras, bambu dan sampah dari atas terbawa arus dan menumpuk di titik-titik tertentu,” tegasnya.

Sementara itu, pantauan Jawa Pos Radar Jombang, Jumat (27/3) sore, petugas langsung bergerak menerjunkan alat berat ke lokasi untuk membersihkan tumpukan sampah yang menumpuk di jembatan Betek. (yan/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#rumpun bambu #kali catak banteng #Pemkab Jombang #Mojoagung #Banjaragung #Dinas PUPR Jombang #BBWS Brantas #betek #banjir #betah #Jombang #sampah