Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Soal Selasar Pasar Ploso Ambruk, DPRD Jombang Desak Investigasi dan Audit Total

Azmy endiyana Zuhri • Jumat, 20 Maret 2026 | 07:39 WIB

Bangunan Pasar Ploso, Jombang yang baru diresmikan Januari 2026 rusak, Rabu (18/3) dini hari.
Bangunan Pasar Ploso, Jombang yang baru diresmikan Januari 2026 rusak, Rabu (18/3) dini hari.

JombangBanget.id – Insiden runtuhnya selasar Pasar Ploso pada Rabu (18/3) dini hari mendapat sorotan keras dari anggota DPRD Jombang.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Jombang dari Ama Siswanto menilai kejadian tersebut menjadi indikasi pengerjaan proyek asal-asalan, apalagi bangunan tersebut baru sekitar tiga bulan diresmikan. Karenanya ia mendorong dilakukan audit proyek.

”Ini bukan musibah biasa. Ini menyangkut keselamatan publik dan penggunaan uang rakyat. Kalau sampai ada korban jiwa, jelas bisa masuk ranah pidana,” tegas Ama, Kamis (19/3).

Politisi PDIP menilai, runtuhnya kontruksi  atap kanopi sekitar 15 meter panjangnya padahal bangunan baru mengindikasikan lemahnya pengawasan kualitas proyek.

”Ini masalah yang serius. Mulai perencanaan yang lemah, pelaksanaan yang asal-asalan, hingga pengawasan yang diduga tidak maksimal,” bebernya.

Ama melontarkan kritik keras terhadap Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang.

Ia menilai dinas tersebut gagal menunjukkan kapasitas dalam menangani proyek pasar.

”Sudah saatnya dievaluasi total. Kalau tidak mampu, serahkan ke dinas teknis yang lebih kompeten. Jangan sampai proyek pasar terus bermasalah,” ujarnya lugas.

Ia juga menyinggung penataan Pasar Perak yang dinilai tidak membawa dampak positif bagi pedagang.

“Faktanya bukan makin hidup, malah sepi. Artinya perencanaan tidak matang dan tidak berpihak pada pedagang,” tambahnya.

DPRD mendesak investigasi teknis dilakukan secara menyeluruh dan independen.

Baca Juga: Mangkrak sejak Dibangun, Lapak Sementara Pasar Ploso Jombang Bakal Dilelang Asbrak

Tidak hanya untuk mencari penyebab ambruknya kanopi, tetapi juga menelusuri kemungkinan adanya pelanggaran dalam proyek tersebut.

”Aparat penegak hukum harus segera turun. Jangan sampai publik berspekulasi dan kepercayaan masyarakat makin turun,” tandasnya.

Sebelumnya, Direktur CV Panama Karya, Amal Fathulloh, selaku kontraktor pelaksana, mengakui insiden ambruknya selasar pasar.

Ia mengakui kerusakan masih menjadi tanggung jawab pelaksana sebab proyek tersebut masih masa pemeliharaan.

”Perbaikan akan kami lakukan setelah Lebaran, kemungkinan hari Senin atau Selasa minggu depan. Saat ini masih menjadi tanggung jawab kami karena proyek masih dalam masa pemeliharaan,” jelasnya.

Untuk diketahui, proyek revitalisasi Pasar Ploso milik Dinas Perdagamgan dan Perindustrian Kabupaten Jombang menghabiskan anggaran sekitar Rp 3,9 miliar dari BKK Provinsi Jatim tahun 2025.

Proyek itu, dikerjakan CV Panama asal Kabupaten Sampang. (yan/naz)

 

 

Editor : Ainul Hafidz
#Disdagrin Jombang #Pemkab Jombang #ambruk #rusak #Bangunan Baru #proyek pasar #audit #pasar ploso #Jombang #dprd jombang #Selasar