JombangBanget.id - Program pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih di Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang belum berjalan merata.
Hingga kini, dari 11 desa yang ada, baru satu desa yang menyelesaikan pembangunan secara penuh.
Desa Desa Gondangmanis menjadi satu-satunya desa yang sudah merampungkan pembangunan 100 persen.
Camat Bandarkedungmulyo Hariyanto mengatakan, pembangunan gedung Kopdes di Bandarkedungmulyo belum merata.
Dari 11 desa, baru tiga desa yang sudah melakukan pembangunan.
”Gondangmanis sudah selesai 100 persen. Sementara Desa Kayen pengerjaannya sekitar 70 persen dan Desa Mojokambang kisaran 50-an persen,” katanya, Senin (16/3).
Sementara delapan desa lainnya belum memulai pembangunan sama sekali. Bahkan pengurukan juga belum dilakukan.
Menurut Hariyanto, sebagian desa kemungkinan baru akan memulai proses setelah Lebaran.
”Habis hari raya kemungkinan ada tahapan lagi. Katanya akan mulai bergerak, tapi belum sampai ke tahap pengurukan,” ujarnya.
Kendala utama yang dihadapi beberapa desa, keterbatasan lahan yang memenuhi syarat pembangunan.
Sedikitnya ada empat desa yang tidak memiliki lahan memadai.
Baca Juga: Gerai KDKMP di Diwek Jombang Sudah Jadi, Tapi Operasional Masih Buram
”Ada empat desa yang lahannya sempit sehingga tidak memenuhi persyaratan,” jelasnya.
Selain itu, sebagian besar tanah kas desa (TKD) berada di tengah persawahan dan tidak berada di tepi jalan.
Sehingga sulit dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan fasilitas tersebut.
”TKD-nya berada di tengah sawah, tidak ada yang di pinggir jalan,” tuturnya.
Untuk mencari jalan keluar, pihak kecamatan berencana menggelar pertemuan kembali dengan para kepala desa setelah Lebaran guna membahas kelanjutan pembangunan gerai Kopdes Merah Putih di masing-masing desa.
”Jadi setelah hari raya akan kita kumpulkan lagi,” katanya.
Sebelumnya, pembangunan gerai Kopdes Merah Putih di Kecamatan Gudo belum merata. Tercatat ada lima desa dari 18 desa sudah merampungkan pembangunan.
Sisanya masih proses pembangunan dengan progres rata-rata mencapai skeitar 80 persen. Sementara dua desa belum memulai pembangunan.
”Di kecamatan Gudo ada 18 desa, sementara sudah lima desa yang sudah rampung,” ujar Camat Gudo Arief Hidajat. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz