JombangBanget.id – Upaya menekan laju inflasi terus dilakukan Pemkab Jombang.
Salah satunya melalui inovasi Gerakan Pangan Murah (GPM) yang rutin digelar Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Ketaprik) Kabupaten Jombang.
Kepala Ketaprik Jombang Bambang Sriyadi mengungkapkan, hingga saat ini pihaknya telah melaksanakan 12 kali kegiatan gerakan pangan murah di berbagai titik wilayah.
”Gerakan pangan murah ini menjadi langkah konkret untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok,” ujarnya.
Menurut Bambang, GPM dirancang sebagai instrumen intervensi pasar.
Terutama saat harga kebutuhan pokok mulai berfluktuasi, terlebih menjelang hari besar keagamaan maupun momentum tertentu yang berpotensi memicu kenaikan harga.
”Harapannya, kegiatan ini bisa menstabilkan harga dan menjaga daya beli masyarakat,” jelasnya.
Dalam setiap pelaksanaan GPM, DKPP menyediakan sejumlah komoditas strategis dengan harga terjangkau. Di antaranya beras SPHP, telur ayam, Minyak Kita, serta gula pasir.
Komoditas tersebut dipilih karena menjadi kebutuhan pokok masyarakat sekaligus komponen penting dalam pembentukan inflasi daerah.
”Produk yang kami hadirkan merupakan bahan pokok yang paling dibutuhkan masyarakat. Dengan harga lebih murah dari pasaran, diharapkan bisa meringankan beban warga,” tambah Bambang.
Tebar Benih Ikan, Pulihkan Ekosistem Perairan
Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (Ketaprik) Kabupaten Jombang kembali menggelar kegiatan restocking atau penebaran benih ikan di perairan umum.
Terbaru, ribuan benih ikan ditebar di kawasan Tirta Wisata Jombang.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Jombang Bambang Sriyadi menjelaskan, restocking bukan sekadar menambah populasi ikan konsumsi.
Lebih dari itu, kegiatan ini bertujuan mengembalikan fungsi perairan umum sebagai ekosistem akuatik yang seimbang.
”Selain menambah stok ikan agar bisa dimanfaatkan sebagai ikan konsumsi, tujuan utama restocking adalah menjaga keseimbangan ekosistem perairan,” ujarnya.
Restocking menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan populasi ikan sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan perairan.
”Ini bagian dari upaya pelestarian sumber daya hayati perikanan. Harapannya, ekosistem perairan semakin sehat dan produktif,” jelasnya.(yan/naz)
Editor : Ainul Hafidz