Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Hal yang Paling Dilarang saat Berpuasa Ramadan

Ainul Hafidz • Kamis, 19 Februari 2026 | 11:02 WIB
Dwi Rahmat Siswoyo SPd,  Kepala SMP A Wahid Hasyim Tebuireng, Jombang
Dwi Rahmat Siswoyo SPd, Kepala SMP A Wahid Hasyim Tebuireng, Jombang

PUASA Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi ibadah yang menuntut penjagaan diri secara lahir dan batin.

Di antara hal yang paling dilarang saat berpuasa adalah melakukan dosa, terutama menjaga lisan dan perilaku dari keburukan.

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Barang siapa tidak meninggalkan perkataan dusta, perbuatan buruk, dan kebodohan (akhlak tercela), maka Allah tidak membutuhkan ia meninggalkan makan dan minumnya.” (HR Bukhari).

Hadis ini menegaskan bahwa dosa lisan seperti berdusta, ghibah, memfitnah, dan berkata kasar adalah hal yang sangat dilarang saat puasa.

Bahkan, puasa seseorang bisa kehilangan nilai pahalanya jika ia tetap melakukan keburukan tersebut.

Selain itu, Rasulullah juga mengingatkan agar orang yang berpuasa menahan amarah dan tidak membalas kejelekan dengan kejelekan.

Nabi bersabda: Puasa adalah perisai. Maka apabila salah seorang di antara kalian sedang berpuasa, janganlah berkata kotor dan jangan berteriak-teriak.

Jika ada yang mencacinya atau mengajaknya bertengkar, hendaklah ia berkata: ‘Sesungguhnya aku sedang berpuasa. (HR Bukhari dan Muslim)

Hadis ini menunjukkan bahwa menjaga emosi adalah bagian penting dari kesempurnaan puasa.

Puasa menjadi perisai yang melindungi diri dari perbuatan dosa dan api neraka.

Tentu saja, hal-hal yang secara syariat membatalkan puasa seperti makan, minum, dan berhubungan suami istri di siang hari Ramadan juga termasuk larangan utama.

Baca Juga: Aset Sekolah Harus Aman! Begini Instruksi Cabdindik Jombang Saat Libur Ramadan

Namun yang lebih berbahaya adalah ketika seseorang menahan lapar, tetapi tidak menahan maksiat.

Puasa seperti itu hanya menghasilkan rasa haus dan lelah tanpa pahala yang sempurna.

Dalam Alquran Allah Ta’ala menegaskan, tujuan puasa adalah agar manusia bertakwa (QS Albaqarah 183).

Ketakwaan tidak akan tercapai tanpa menjaga hati, lisan, dan perbuatan.

Dengan demikian, hal yang paling dilarang saat berpuasa adalah segala bentuk dosa yang merusak nilai ibadah.

Terutama dusta, ghibah, amarah, dan perbuatan maksiat. Puasa yang berkualitas adalah puasa yang membentuk akhlak mulia.

Semoga kita mampu menjaga puasa dengan sebaik-baiknya dan meraih derajat takwa. Aamiin. (*)

Penulis:

Dwi Rahmat Siswoyo SPd,  Kepala SMP A Wahid Hasyim Tebuireng, Jombang

Editor : Ainul Hafidz
#opini #SMA Wahid Hasyim 2 #Tebuireng #kepala sekolah #puasa #dilarang #Jombang #ramadan