Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Sudah Dijanjikan, Tambahan Gaji PPPK Paruh Waktu RSUD Jombang dan Puskesmas Belum Cair

Azmy endiyana Zuhri • Kamis, 12 Februari 2026 | 15:01 WIB
Ilustrasi PPPK Paruh Waktu belum menerima gaji.
Ilustrasi PPPK Paruh Waktu belum menerima gaji.

JombangBanget.id – Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu di lingkungan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Jombang harap-harap cemas.

Pasalnya, hingga kini tambahan gaji sebesar 500 ribu per bulan yang dijanjikan pemkab belum cair.

Padahal, PPK paruh waktu di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lainnya sudah cair.

Salah satu PPPK paruh waktu di RSUD Jombang berinisial B, 38, mengungkapkan, hingga kini tambahan gaji sebesar Rp 500 ribu per bulan yang dijanjikan pemkab belum diterima.

”Sudah dua bulan belum ada pencairan tambahan gaji Rp 500 ribu. Kami juga belum tahu kendalanya apa,” ujarnya.

Menurutnya, meski tambahan gaji belum dibayarkan, ia dan PPPK paruh waktu lainnya tetap menjalankan tugas seperti biasa.

Pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama. ”Kami tetap bekerja karena ini tanggung jawab pelayanan,” katanya.

Namun, kondisi tersebut diakui cukup berdampak pada kondisi ekonomi.

Untuk menutup kebutuhan rumah tangga, ia terpaksa mencari penghasilan tambahan di luar pekerjaan utamanya.

”Untuk mencukupi kebutuhan keluarga, saya harus mencari penghasilan lain. Sementara kebutuhan terus berjalan,” tuturnya.

Keresahan para nakes semakin bertambah setelah mendengar kabar PPPK paruh waktu di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) lain sudah menerima  tambahan gaji mereka.

Baca Juga: BKPSDM Jombang Ungkap Alasan PPPK Paruh Waktu Pilih Mundur

Hal ini memunculkan tanda tanya di kalangan pegawai RSUD.

”Teman-teman di OPD lain sudah dibayar. Makanya kami mempertanyakan kenapa di RSUD belum,” ungkapnya.

Sejumlah PPPK paruh waktu RSUD Jombang disebut telah mencoba meminta penjelasan kepada manajemen rumah sakit.

Informasi yang diterima, pembayaran tambahan gaji yang tertunda dijanjikan direalisasikan dalam waktu dekat.

”Kami berharap hak kami segera dibayarkan, apalagi Ramadan sudah dekat,” imbuhnya.

Senada, Z, 35, salah satu PPPK paruh waktu puskesmas di Jombang menyebut, bukan hanya PPPK paruh waktu RSUD Jombang, namun gaji tambahan seluruh PPPK paruh waktu seluruh puskesmas di Kabupaten Jombang juga belum cair.

”Gaji tambahan seluruh PPPK paruh waktu puskesmas  di bawah naungan dinkes juga belum cair,” singkatnya.

Terpisah, Kepala Bagian Tata Usaha RSUD Jombang, Saean Efendi, membenarkan tambahan gaji PPPK paruh waktu sebesar Rp 500 ribu per bulan memang belum dicairkan. Kondisi ini tidak hanya terjadi di RSUD Jombang.

”Kalau tambahan gaji Rp 500 ribu, semua BLUD, termasuk RSUD Jombang, RSUD Ploso, dan puskesmas memang belum,” katanya.

Menurut Saean, tambahan penghasilan tersebut masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemerintah daerah. Proses administrasi menjadi faktor utama belum cairnya tambahan gaji.

”Masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemda,” ujarnya.

Saat ditanya terkait kemungkinan adanya kendala aturan, pihaknya mengaku belum bisa memberikan penjelasan detail.

Saean menyebut persoalan tersebut berada dalam ranah bagian keuangan.

”Mohon maaf, kurang paham. Itu yang mengurusi bagian keuangan, nanti saya koordinasikan dulu,” pungkasnya.(yan/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#pppk #Pemkab Jombang #PPPK Paruh Waktu #Gaji belum cair #gaji #Puskesmas #blud #belum cair #RSUD Jombang #paruh waktu