Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal: Bukan Harta atau Jabatan, Salat Penentu Kemuliaan Seorang Muslim

Rojiful Mamduh • Kamis, 5 Februari 2026 | 06:35 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Ustad Muhammad Nur Iskandar dari PP Al Muhsinin, Tugu, Kepatihan, Jombang menjelaskan pentingnya salat.

’’Kemuliaan hanya bisa diperoleh dengan takwa. Dan tanda takwa yakni salat,’’ tuturnya, saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Rabu (4/1).

Allah Ta’ala berfirman di QS Al-Hujurat 13. Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah adalah orang yang paling bertakwa di antara kalian.

Takwa tidak hanya diucapkan, tetapi dibuktikan dengan amal. Amal paling utama yang menjadi tanda takwa adalah salat.

Allah Ta’ala berfirman di QS Al-Baqarah 2–3.

Kitab (Alquran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa, yaitu mereka yang beriman kepada yang gaib dan mendirikan salat.

Ciri pertama orang bertakwa mendirikan salat. Tanpa salat, pengakuan takwa menjadi tidak sempurna.

Salat memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam.

Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda: Pokok perkara adalah Islam, dan tiangnya adalah salat.

Bangunan akan roboh jika tiangnya runtuh. Agama seseorang akan runtuh jika salatnya ditinggalkan.

Sayyidina Umar bin Khattab radiyallahu anhu berkata: Tidak ada bagian dalam Islam bagi orang yang meninggalkan salat.

Baca Juga: Binrohtal: Syukur atas Iman, Bekal Utama Sambut Ramadan

Meninggalkan salat bukan perkara ringan. Allah Ta’ala mengancam orang yang lalai dan meninggalkan salat dengan azab yang pedih.

Allah Ta’ala berfirman di QS Al-Muddatstsir 42–43. Apakah yang memasukkan kamu ke dalam neraka Saqar?

Mereka menjawab, Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang melaksanakan salat.

Ayat ini menegaskan bahwa alasan pertama masuk neraka Saqar adalah meninggalkan salat.

Rasulullah bersabda: Sesungguhnya amal pertama yang dihisab pada hari kiamat adalah salat.

Jika salatnya baik, maka seluruh amalnya akan baik. Jika salatnya rusak, maka seluruh amalnya pun rusak.

Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berkata: Pokok agama Islam adalah salat.

Siapa yang meremehkannya, maka ia telah meremehkan agama. Imam Al-Ghazali rahimahullah berkata: Salat adalah timbangan iman.

Siapa yang menjaga salat, maka ia telah menjaga agamanya.

Syekh Abdul Qadir Al-Jailani rahimahullah berkata: Bagaimana mungkin seseorang mengaku dekat dengan Allah, sementara ia meninggalkan salat yang diwajibkan-Nya?

Dikisahkan ada seorang alim yang bertanya kepada murid-muridnya, ’’Apa yang paling berharga dalam hidup kalian?’’

Sebagian menjawab: ilmu, harta, keluarga, dan jabatan.

Lalu sang alim berkata, ’’Semua itu akan hancur jika salatmu rusak. Tetapi jika salatmu baik, meskipun hidupmu sederhana, engkau tetap mulia di sisi Allah.’’ (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#jabatan #Polres Jombang #musim #Mulia #masjid #harta #Kemuliaan #Binrohtal #Jombang #salat