Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal: Syakban Bulan Istimewa, Ini Amalan dan Keutamaan Malam Nifsu Syakban

Rojiful Mamduh • Kamis, 29 Januari 2026 | 04:44 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Wakil Rois Syuriyah MWCNU Kecamatan Jombang, KH Asyharun Nur, menjelaskan keutamaan bulan Syakban.

’’Syakban ini merupakan bulan terkabulnya doa-doa,’’ tuturnya, saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Rabu (28/1).

Syakban juga bulan dilaporkannya amalan dalam setahun.

Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam banyak puasa di Syakban karena ingin amalnya dinaikkan dalam kondisi puasa.

’’Di bulan Syakban ini juga ada malam yang istimewa yakni nisfu Syakban,’’ terangnya. Tahun ini jatuh pada Senin (2/2) malam.

Nabi Isa alaihissalam suatu hari berjalan di bukit. Tiba-tiba ada sinar indah di atas bukit. Allah Ta’ala lalu menunjukkan keajaiban di dalam gunung itu.

Gunung itu terbelah lalu muncul batu. Di dalam batu tersebut terdapat seorang yang sudah sangat tua sedang beribadah kepada Allah Ta’ala.

Orang itu sudah beribadah di dalam batu ratusan tahun. Tiap ingin minum muncul minuman. Tiap ingin makan muncul makanan.

’’Saya beribadah siang malam dalam batu ini sudah 400 tahun, dan selama itu pula saya tidak pernah melakukan dosa dan maksiyat.’’

Nabi Isa kagum terhadap orang tersebut. Kemudian beliau berkat Allah: Ya Allah, Tuhanku, masih adakah kiranya orang yang lebih baik dari pada orang ini?

Masih adakah orang yang pahalanya lebih banyak dari pada ibadahnya orang ini?

Baca Juga: Binrohtal: Ingin Hidup Berkah? Ini Tiga Tanda Orang Beruntung

Kemudian Allah Ta’ala berfirman: Sesungguhnya seseorang dari umat Muhammad sallallahu alaihi wa sallam yang menjumpai bulan Syakban, dan ia salat di malam nisfu Syakban, itu bagiku lebih utama dari pada ibadahnya orang ini selama 400 tahu.

Mendengar firman Allah tersebut, kemudian Nabi Isa berkata: Aduh, alangkah bahagianya andaikan aku jadi umatnya Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam.

Pada malam nisfu Syakban, kita dianjurkan banyak beribadah dan berdoa kepada Allah Ta’ala.

Di antaranya dengan salat sunat minimal dua  rakaat. Usai al-Fatihah rakaat pertama baca Surat Alkafirun. Usai Fatihah rakaat kedua baca surat Ikhlas.

Setelah salam membaca surat Yasin satu kali kemudian berdoa mohon diberi umur yang berkah.

Kemudian membaca surat Yasin kedua dan berdoa mohon diberi rizki yang berkah.

Kemudian baca Yasin ketiga dan berdoa mohon diberi tetap iman dan khusnul khatimah.

’’Syakban juga bulan persiapan menyambut Ramadan,’’ terangnya.

Dikisahkan bahwa Imam Syafi’i rahimahullah sangat memperhatikan bulan Syakban.

Beliau memperbanyak membaca Alquran dan memperbaiki hubungan dengan sesama.

Ketika ditanya mengapa begitu serius di bulan Syakban, beliau menjawab: ’’Aku ingin masuk Ramadan dengan hati yang bersih dan amal yang siap.’’

Syakban juga bulan turunnya ayat perintah salawat yakni QS Al Ahzab 56. Makanya kita dianjurkan banyak baca salawat. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#syaban #Polres Jombang #keutamaan #amalan #masjid #Bulan Syakban #istimewa #Binrohtal #Jombang