Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

65 Hektare Sawah Gagal Panen Akibat Banjir, Ini Langkah Pemkab Jombang

Anggi Fridianto • Minggu, 25 Januari 2026 | 15:42 WIB
Ilustrasi tanaman padi mati dampak banjir.
Ilustrasi tanaman padi mati dampak banjir.

JombangBanget.id  – Pemkab Jombang masih melakukan verifikasi ke lapangan setelah 307,11 hektare sawah terendam banjir beberapa waktu lalu.

Data sementara, total ada puluhan hektare sawah yang dinyatakan puso alias gagal panen akibat banjir.

’’Sementara ini yang terdata puso 65 hektare,’’ kata Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, M Rony, Jumat (23/1).

Verifikasi lapangan dilakukan petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) tim Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Setelah itu, baru akan dilakukan penyaluran bantuan benih padi bagi petani yang terdampak banjir pada awal musim tanam mendatang. 

’’Tanaman padi yang dinyatakan gagal panen ada stimulan dari pemda untuk pengganti benih padi, 25 kilogram per hektar,’’ terangnya.

Proses pengadaan benih tahun ini ditargetkan berlangsung pada Maret hingga April.

Benih tersebut nantinya dapat dimanfaatkan petani pada musim tanam kedua, sekitar April atau Mei, setelah kondisi lahan dinyatakan siap.

Tim dari Dinas Pertanian, termasuk petugas POPT terus turun ke lapangan untuk memastikan kondisi tanaman dan kelayakan penerima bantuan.

Selain bantuan benih, Dinas Pertanian juga menyampaikan adanya program Asuransi Usaha Tani Padi (AUTP) bagi petani yang telah terdaftar.

Adapun premi sebesar Rp 180 ribu per hektare per musim tanam telah dicover sepenuhnya oleh pemerintah. Nilai klaimnya mencapai Rp 6 juta per hektare jika terjadi gagal panen.

Baca Juga: Sumbatan Sungai Picu Banjir, Kali Marmoyo Jombang Ditangani Bertahap

’’Ada asuransi usaha tani padi (AUTP) bagi petani yang ikut. Preminya Rp 180 ribu per hektare atau per musim dan itu dicover pemerintah. Klaimnya dapat Rp 6 juta per hektare,’’ ucapnya. (ang/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #padi #Padi Mati #bibit #puso #gagal panen #banjir #Benih #tanaman mati #Jombang #Bantuan #petani jombang #disperta jombang #bantuan benih #dampak banjir #Petani