Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

MBG Buatannya Berkualitas Rendah dan Berbau Busuk hingga Ditolak Sekolah, Ini Dalih SPPG di Jombang

Wenny Rosalina • Rabu, 21 Januari 2026 | 07:33 WIB
Suasana SPPG Dero, tempat asal MBG tidak layak yang dikeluhkan siswa SMPN 2 Kesamben Jombang
Suasana SPPG Dero, tempat asal MBG tidak layak yang dikeluhkan siswa SMPN 2 Kesamben Jombang

JombangBanget.id - Keluhan soal menu MBG yang lauknya berbau busuk ditanggapi SPPG terkait.

Kepala Dapur SPPG Miftahul Ulum Dero Kesamben, Fahmy Ardy Anyah, membenarkan penarikan makanan dari SMPN 2 Kesamben.

”Kemarin ada uji sampel, beberapa dinilai tidak layak, dan kami tidak mau ambil risiko, sesuai juknis akhirnya kami tarik,” jelasnya.

Fahmy juga mengaku telah melakukan pengecekan berulang pada beberapa makanan yang dikembalikan.

Ia membenarkan jika beberapa makanan memang baunya tak sedap. Namun ada banyak juga makanan yang dinilai masih aman.

”Makanan yang kami tarik setelah saya cek memang baunya ada yang kurang sedap. Ada juga beberapa makanan yang masih bagus, tapi karena milih aman, kami tarik semua,” jelasnya.

Kejadian tersebut menurutnya menjadi pukulan dan menjadi bahan evaluasi serius di internal SPPG.

”Ini juga koreksi bagi kami agar ke depan SPPG kami lebih baik lagi,” jelasnya.

Menurutnya, ia sudah melakukan  pengecekan berulang terhadap bahan makanan hingga proses pengolahan sesuai dengan SOP yang berlaku.

Mulai dari persiapan seleksi bahan makanan masuk dari supplier (pemasok) juga telah dilakukan.

”Kalau ada yang kurang layak, seperti awal-awal dulu, ada ayam yang kurang bagus kondisinya saya kembalikan lagi ke supplier,” jelasnya.

Beberapa jam sebelum pengeolahan bahan makanan dicek kembali, jika ada yang kurang berkualitas maka langsung dibuang dan jadi catatan untuk supplier.

Bumbu, bahan baku, pemorsian hingga tampilan sudah disesuaikan dengan standar BGN.

”Jadi begitu, ada beberapa tahapan yang kami lakukan sebelum makanan kami distribusikan,” jelasnya.

Ia juga mengaku tidak pernah melakukan  packing ketika masakan masih panas.

”Setelah masak kami dinginkan dulu kami pastikan dingin agar tidak berembun ketika sudah dikemas dalam ompreng,” tegasnya.

SPPG Miftahul Ulum Dero Kesamben menangani 44 sekolah mulai jenjang TK Sampai SMA, dengan total 2.864 porsi setiap harinya.

Distribusi dilakukan mulai jam 07.00 pagi menyesuaikan jadwal pulang masing-masing sekolah. (wen/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Mbg #jawaban #SPPG #Kesamben #kualitas buruk #Jombang