JombangBanget.id - Pendeta GPdI House Of Prayer Sawahan, Jombang, Petrus Harianto STh, menyampaikan renungan menarik tentang pentingnya melangkah pasti di tengah ketidakpastian.
Puji Tuhan, kita patut bersyukur kepada Tuhan telah melewati tahun 2025 dan masuk tahun baru.
Tahun baru selalu membawa dua hal sekaligus: harapan dan ketidakpastian.
Kita tidak pernah tahu secara pasti apa yang akan terjadi ke depan. Namun di dalam Tuhan kita selalu ada harapan.
Kita diajak untuk tetap melangkah dengan iman, bukan dengan ketakutan. Kita diberi kesempatan untuk melangkah dengan sikap hati yang benar.
Di sinilah iman mengambil peran penting. Firman Tuhan berkata:
“Sebab hidup kami ini adalah hidup karena percaya, bukan karena melihat.” (2 Korintus 5:7).
Melangkah dengan iman berarti percaya kepada Tuhan meskipun jalan di depan belum sepenuhnya jelas.
Melangkah dengan iman berarti berani maju meski jalan belum sepenuhnya jelas.
Iman bukan sekadar keyakinan bahwa semuanya akan mudah, melainkan kepercayaan bahwa Tuhan menyertai setiap langkah, baik di saat berhasil maupun ketika harus belajar dari kegagalan.
Iman menolong kita untuk tidak dikuasai oleh ketakutan, melainkan oleh pengharapan.
Baca Juga: Renungan Minggu: Iri Hati Bisa Rusak Hubungan
Di tahun yang baru ini, mungkin kita membawa beban dari tahun lalu: penyesalan, kehilangan, atau rencana yang belum tercapai.
Namun iman mengajak kita untuk tidak tinggal di masa lalu. Setiap hari adalah kesempatan baru untuk bertumbuh, memperbaiki diri, dan belajar berserah.
Ketika kekuatan kita terbatas, iman mengingatkan bahwa kita tidak berjalan sendirian.
Jangan lagi membawa beban dari tahun yang lalu, karena Tuhan mengingatkan: “Lupakanlah hal-hal yang telah lalu dan janganlah ingat kepada hal-hal yang dahulu.”(Yesaya 43:18).
Kiranya di tahun yang baru ini, kita tidak hanya mengejar hasil, tetapi juga membangun hubungan yang lebih dalam dengan Tuhan.
Apa pun yang menanti di depan, mari melangkah dengan iman, percaya, berharap, dan tetap setia bahwa Tuhan yang memegang masa depan kita.
’’Tahun baru, langkah baru. Bukan dengan takut, tapi dengan iman. Tuhan Yesus memberkati,’’ tegasnya. (jif/naz)
Editor : Ainul Hafidz