Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal: KH Najib Denanyar Jombang Kupas Tujuh Macam Rezeki dalam Al Quran, Ini Penjelasannya

Rojiful Mamduh • Kamis, 4 Desember 2025 | 13:32 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Pengasuh PP Al-Madienah, Denanyar, Jombang, KH Muhammad Najib Muhammad, menjelaskan berbagai macam rezeki.

’’Rezeki ada yang bermakna harta,’’ tuturnya, saat ngaji usai salat Duha di Masjid Agung Junnatul Fuadah, Polres Jombang, Rabu (3/12).

Sebagaimana di QS Al-Baqarah 3. Dan mereka menginfakkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepadanya.

Juga di QS Al-Munafiqun 10. Dan infakkanlah sebagian dari rezeki yang telah Kami berikan kepada kalian. Rezeki yang dimaksud, harta yang bisa diinfakkan.

’’Rezeki juga bisa bermakna makanan,’’ terangnya.

Seperti di QS Al-Baqarah 172. Wahai orang-orang beriman, makanlah dari makanan yang baik yang telah Kami rezekikan kepada kalian.

Juga di QS Al-Baqarah 57. Makanlah dari rezeki yang baik yang telah Kami berikan kepada kalian.

’’Rezeki juga bisa bermakna air hujan,’’ ucapnya.

Seperti di QS Al-Jasiyah 5. Dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa rezeki.

Serta QS Al-Baqarah 22. Dan Dia menurunkan air dari langit, lalu dengan itu Dia mengeluarkan buah-buahan sebagai rezeki bagi kalian.

Yang diturunkan dari langit hujan, yang menjadi sumber rezeki bagi makhluk. Buah dan tanaman berasal dari hujan.

Baca Juga: Binrohtal: Setiap Waktu Harus Bernilai Ibadah

’’Rezeki juga bisa berarti pahala,’’ ungkapnya.

Seperti di QS Ali Imron 169. Janganlah kamu mengira, orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup disisi Tuhannya dengan mendapat rezeki.

Juga di QS Al-Hajj 50. Orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia.

Rezeki yang mulia yakni pahala dan kenikmatan surga.

Juga di QS An-Nur 38. Dan Allah memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki tanpa hisab.

’’Rezeki bisa berasal dari usaha,’’ ujarnya. Sebagaimana disebutkan di QS An-Najm 39.

Dan seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.

Juga di QS Al-Mulk 15. Dialah yang menjadikan bumi mudah bagi kalian, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah dari rezekiNya.

’’Rezeki juga bisa datang tanpa usaha,’’ katanya.

Seperti di  QS Ath-Thalaq 3. Dan Dia memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Serta di QS Al-Isra’ 31.

Kamilah yang memberi rezeki kepada mereka (bayi dan anak-anak) dan kepada kalian (orang tua).

’’Rezeki bisa datang melalui silaturahmi,’’ urainya.

Rasulullah Muhammad sallalalhu alaihi wa sallam bersabda: Barang siapa ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, hendaklah ia menyambung silaturahmi.

Salat juga mendatangkan rezeki. QS Toha 132.

Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan salat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya.

Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Polres Jombang #rezeki #macam-macam #masjid #denanyar #alquran #Binrohtal #Jombang #Tujuh