Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal: Ini Empat Tanda Kebaikan Dunia dan Akhirat

Rojiful Mamduh • Selasa, 2 Desember 2025 | 13:19 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Pengasuh PP As'adiyah Sumbermulyo, Jogoroto, Jombang, KH As'ad Nawawi Alhafiz, menjelaskan tanda kebaikan dunia dan akhirat.

’’Nabi Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Ada empat tanda orang yang diberikan kebaikan dunia dan akhirat,’’ tuturnya, saat ngaji usai salat Duhur Masjid Polres Jombang, Senin (1/12).

Pertama, hati yang senantiasa bersyukur.

Dengan bersyukur nikmat akan ditambah. Sebagaimana disebutkan dalam QS Ibrahim ayat 7.

Umar bin Khattab radiyallahu ‘anhu berkata: Sedikitnya nikmat lalu disyukuri lebih baik daripada banyaknya nikmat tapi dilalaikan.

Syukur membuat seseorang sadar hidupnya titipan. Kesadaran ini menuntun hati untuk tidak sombong dan selalu mengingat kematian.

Sebab semua yang kita miliki akan kembali pada Allah Ta’ala.

Kedua, lisan yang selalu berzikir.

Tanpa zikir, hati menjadi keras dan gelap.

Rasulullah bersabda: Perumpamaan orang yang berzikir kepada Allah dan yang tidak berzikir seperti orang hidup dan orang mati.

Ibnu Abbas radiyallahu ‘anhuma berkata: Zikir cahaya bagi hati.

Baca Juga: Binrohtal: Ini Empat Kunci Ketenangan ala Sayidina Ali

Setiap kali mengucapkan subhanallah, alhamdulillah, la ilaha illallah, kita sedang menghidupkan hati dan menyiapkan bekal akhirat.

Zikir pengingat paling kuat bahwa hidup ini singkat.

Ketiga, badan yang sabar menghadapi ujian.

Tidak ada hidup tanpa ujian. Sebagaimana Allah Ta’ala tegaskan di QS Albaqarah 155.

Sungguh Kami akan menguji kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan.

Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar.

Hasan Al-Basri rahimahullah berkata: Sabar itu menahan diri dalam ketaatan kepada Allah, menjauhi maksiat, dan rida terhadap takdir.

Kesabaran bertambah ketika seseorang ingat bahwa dunia bukan tempat tinggal abadi.

Semua rasa sakit akan berhenti ketika kaki sudah menginjak alam kubur.

Keempat, istri yang menjaga diri dan harta suami.

Pasangan saleh atau salehah merupakan nikmat dunia dan akhirat.

Rasulullah bersabda: Dunia itu perhiasan, dan sebaik-baiknya perhiasan dunia yakni wanita yang salehah.

Wanita salehah menjaga kehormatan, menjaga lisan, dan menjaga amanah harta suaminya.

Ia penenang hati, penopang kesulitan, dan bagian dari ketenangan rumah tangga.

Dikisahkan seorang ulama tabi’in, Muhammad bin Wasi’, sering mendatangi kuburan. Suatu hari seseorang bertanya, ’’Mengapa engkau sering ke kuburan?’’

Beliau menjawab: ’Aku mendatangi orang-orang yang tidak pernah berdusta padaku.

Mereka penghuni kubur berkata: ’’Wahai Muhammad, segera bersiaplah. Kami telah mendahuluimu dan engkau pasti menyusul.’’

Setelah itu beliau semakin rajin beribadah.

Karena kematian tidak menakutkan bagi orang yang sudah menyiapkan diri. (jif/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#kebaikan dunia dan akhirat #Polres Jombang #Jogoroto #sumbermulyo #masjid #akhirat #Binrohtal #Jombang #tanda #dunia