JombangBanget.id – Gelaran perdana Brantas Eco-Adventure (BEA) sukses digelar Minggu (23/11).
Event kolaborasi Green Youth Movement, Sanggar Hijau Indonesia, Ekosistem Kreatif Brantas, dan Duta Lingkungan Hidup Jombang ini mengajak peserta mengenal keberagaman alam, sejarah, pangan, dan budaya di daerah aliran Sungai (DAS) Brantas, khususnya Kecamatan Megaluh, Jombang.
Sedikitnya 130 peserta dari pelajar SMP/SMA dan komunitas pecinta alam mengikuti kegiatan yang dimulai dan berakhir di Pasar Brantas, Desa Ngogri.
Mereka dibagi empat grup dengan nama ikan lokal Brantas: rengkik, jendil, keting, dan wader.
Setiap grup menjelajahi sejumlah eco-stop seperti Baseban Brantas Coffee, Museum Brantas, Petilasan Damar Wulan, Dam Karet Jatimlerek, Tambangan Perahu Megaluh, hingga Pasar Brantas.
Selain belajar di tiap titik, peserta juga melakukan aksi plogging dengan memungut sampah nonorganik sepanjang rute.
Sampah yang terkumpul mencapai lebih dari 130 kilogram dan dibawa ke TPA Banjardowo.
”Acara BEA ini telah memberikan dampak nyata. Peserta mendapat banyak pemahaman baru, sekaligus mendorong perputaran ekonomi warga Pasar Brantas,” ujar Muchdlir Zauhariy atau Johar, pendiri Ekosistem Kreatif Brantas. (fid/naz)
Editor : Ainul Hafidz