Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Banjir Utara Brantas Jombang Dipicu Meluapnya Empat Sungai Ini, Pemkab Fokus Bersihkan Sumbatan Kali Marmoyo

Ainul Hafidz • Sabtu, 22 November 2025 | 22:01 WIB
DIBERSIHKAN: Sumbatan yang terjadi di Kali Marmoyo Desa Gedongombo, Kecamatann Ploso, Jombang.
DIBERSIHKAN: Sumbatan yang terjadi di Kali Marmoyo Desa Gedongombo, Kecamatann Ploso, Jombang.

JombangBanget.id - Banjir yang melanda kawasan utara Sungai Brantas Jombang sejak Kamis (20/11) malam hingga Jumat (21/11) dipicu meluapnya empat sungai sekaligus.

Yakni Kali Marmoyo, Kali Kulak, Kali Katemas, dan Kali Kabuh. Hujan lebat yang mengguyur tiga hari berturut-turut membuat debit air terus naik.

Kepala Dinas PUPR Jombang Bayu Pancoroadi melalui Kabid SDA Sultoni menyebut kondisi muka air di beberapa titik, terutama di alur Kali Marmoyo, berada pada level tinggi.

”Hampir tiga hari terakhir hujan lebat terus. Posisi air di seurutan Kali Marmoyo juga tinggi,” kata Sultoni.

Menurutnya, tingginya curah hujan diperparah karena sebelumnya sungai belum sempat surut.

Debit besar kembali masuk, ditambah adanya sumbatan di sejumlah titik.

”Posisi sungai karena sebelumnya sering hujan sehingga penuh, jadi muka air belum turun signifikan sudah ketambahan debit lagi. Sehingga melimpah. Ditambah ada beberapa sumbatan yang sekarang dalam proses pembersihan sejak Selasa (18/11) kemarin,” imbuhnya.

PUPR bersama BPBD Jombang masih bekerja di lapangan.

”Kami bersama BPBD masih proses pembersihan sumbatan-sumbatan, ini belum selesai. Alat kami membersihkan di Kali Marmoyo Desa Tondowulan,” ujarnya.

Kali Marmoyo disebut sebagai sungai utama yang menampung aliran anak-anak sungai di wilayah utara Brantas.

Kali Kabuh sempat melimpas ke permukiman dan jalan raya, namun kini surut. Kali Kulak dan Kali Katemas juga sempat tinggi, tetapi cepat turun.

Baca Juga: Momen Pernikahan Warga Jombang di Tengah Banjir: Pengantin Digendong, Tamu Rela Basah-basahan

”Semua mengikuti muka air Kali Marmoyo. Anak sungai ini semua terkumpul di Kali Marmoyo,” jelasnya.

Pembersihan sumbatan terus dilakukan di sejumlah lokasi: Desa Gedongombo, Kecamatan Ploso; Desa Bakalanrayung, Kecamatan Kudu; serta Desa Tondowulan, Kecamatan Plandaan.

Namun kerusakan tetap terjadi. Tanggul Kali Kabuh di Desa Pandanblole jebol, sementara di Desa Jatibanjar jalan sawah putus akibat saluran kecil yang melimpas.

”Tanggul jebol di Pandanblole sementara belum tertangani. Di Desa Jatibanjar juga ada, cuma saluran kecil, jalan sawah putus. Bukan di Kali Marmoyo,” tutur Sultoni.

Rencana penanganan di Jatibanjar terpaksa ditunda. Alat berat dialihkan ke Gedongombo karena dianggap lebih mendesak.

”Lebih urgent sumbatan Kali Marmoyo alat berat kami tarik dan diarahkan ke sana. Sampai hari ini (kemarin) masih proses pembersihan sampah,” ujarnya.

Fokus utama saat ini adalah menuntaskan pembersihan sumbatan Kali Marmoyo.

Langkah ini diharapkan mempercepat turunnya muka air.

”Jadi mengatasi sumbatan dahulu yang kita utamakan,” tegas Sultoni. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #kali marmoyo #Dinas PUPR Jombang #Kabuh #Utara Brantas Direndam Banjir #sungai #banjir #sumbatan #Jombang #Plandaan #utara brantas #Ploso