Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Binrohtal: Ulama dan Umara Adalah Penyangga Kehidupan Umat

Rojiful Mamduh • Kamis, 20 November 2025 | 13:49 WIB
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.
Binrohtal, sebuah tulisan soal ceramah islam dari beberapa tokoh islam di Jombang.

JombangBanget.id - Wakil Rois Syuriyah MWCNU Jombang, KH Asyharun Nur, menjelaskan pentingnya peran ulama dan umara alias pemimpin.

Hal itu diungkapkannya saat ngaji usai salat Duhur di Masjid Agung Junnatul Fuadah Polres Jombang, Selasa (18/11), 

’’Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Ada dua golongan manusia, apabila keduanya baik maka seluruh umat akan baik. Apabila keduanya rusak maka seluruh umat akan rusak: yakni ulama dan umara,’’ tuturnya.

 Nabi juga bersabda; Tegaknya dunia dengan empat hal: Doa dari para ulama, keadilan para pemimpin, kedermawanan orang kaya, dan doa orang-orang miskin.

Keadilan pemimpin merupakan fondasi ketenteraman masyarakat. Allah Ta’ala berfirman di QS Annisa 58.

Sesungguhnya Allah memerintahkan kalian menunaikan amanah kepada ahlinya, dan apabila memutuskan perkara di antara manusia hendaklah kalian menetapkannya dengan adil.

Sedangkan memiliki derajat yang tinggi. Sebagaimana disebutkan dalam QS Almujadalah 11.

Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat.

Ulama memegang peran sebagai penerang jalan umat. Ulama pewaris nabi. Mereka tidak mewarisi harta, tetapi ilmu.

Pemimpin yang adil termasuk golongan yang mendapat naungan Allah di akhirat. Nabi bersabda; Tujuh golongan yang dinaungi Allah di akhirat, salah satunya pemimpin yang adil.

Keadilan pemimpin adalah cahaya bagi rakyatnya.

Umar bin Khattab radiyallahu anhu berkata; Tidak ada Islam tanpa jamaah, tidak ada jamaah tanpa kepemimpinan, dan tidak ada kepemimpinan tanpa ketaatan. Ini menunjukkan, kepemimpinan merupakan kebutuhan dasar umat.

Ali bin Abi Thalib radiyallahu anhu berkata; Masyarakat akan tetap baik selama pemimpin mereka baik.

Hasan al-Basri rahimahullah berkata: Pemimpin kalian adalah cerminan dari amal kalian. Jika kalian baik, Allah akan mengangkat pemimpin yang baik.

Imam Al-Ghazali menulis: Kerusakan rakyat berasal dari kerusakan pemimpin. Dan kerusakan pemimpin berasal dari kerusakan ulama.

Syeikh Abdul Qadir al-Jailani menasihati; Jika ulama diam dari kebenaran, maka umat akan buta; jika pemimpin tidak adil, maka kehancuran mendekat.

Pada masa Khalifah Umar bin Abdul Aziz, ulama bernama Raja’ bin Haywah menjadi penasihatnya.

Ketika Umar menangis memikirkan amanah kepemimpinan, Raja’ berkata: ’’Wahai Amirul Mukminin, Allah memilihmu untuk memperbaiki umat. Jika engkau adil, Allah akan menolongmu.’’

Mendengar itu, Umar semakin memperketat keadilannya hingga para sejarawan menuliskan: Pada masa Umar bin Abdul Aziz, serigala dan kambing minum pada sungai yang sama tanpa saling mengganggu.

Ini bukti bahwa ketika ulama membimbing dan pemimpin adil, maka Allah menurunkan keberkahan bagi seluruh alam. (jif/naz)

 

Editor : Ainul Hafidz
#umat #ulama #penyangga #Kehidupan #Binrohtal #Umara