Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Promosi di Forum BI Belum Berbuah, Aset Tirta Wisata Jombang Belum Dilirik Investor

Ainul Hafidz • Selasa, 11 November 2025 | 16:15 WIB
SEPI: Aset Tirta Wisata di Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Jombang, (28/3).
SEPI: Aset Tirta Wisata di Desa Keplaksari, Kecamatan Peterongan, Jombang, (28/3).

JombangBanget.id – Upaya Pemkab Jombang untuk menghidupkan kembali aset Tirta Wisata belum menunjukkan hasil menggembirakan.

Meski telah dipromosikan dalam ajang East Java Investment Forum (EJIF) yang digelar Bank Indonesia (BI) Oktober lalu, belum ada satu pun investor yang tertarik untuk menanamkan modal.

’’Belum ada (hasilnya). Sekarang kami juga masih berjuang. Artinya, kami masih dalam proses menawarkan,’’ kata Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jombang, Bambang Nurwijanto.

Pihaknya mengaku masih kesulitan menarik minat investor.

Dalam forum EJIF, proyek pengembangan Tirta Wisata menjadi salah satu dari sekitar 200 proyek yang ditawarkan kepada calon investor.

Baik dari pemerintah daerah maupun swasta. Namun hingga kini belum ada pihak yang menunjukkan minat serius untuk menindaklanjuti tawaran tersebut.

’’Kemarin itu ada yang sebatas tanya-tanya saja. Prosesnya memang cukup panjang. Belum ada yang benar-benar ngeklik,’’ imbuhnya.

Pihak BI sebenarnya juga menyediakan fasilitas bagi calon investor untuk melakukan visit atau kunjungan langsung ke lokasi.

’’Karena tidak ada yang tertarik, jadi belum ada yang datang ke lokasi. Padahal BI sudah menyiapkan sampai ke tahap itu,’’ tuturnya.

Aset Tirta Wisata merupakan lahan milik Pemkab Jombang seluas 3,5 hektare.

Kawasan yang dulunya sempat ramai dikunjungi masyarakat itu, kini tampak sepi dan kurang terawat.

Baca Juga: Tak Kunjung Dilirik Investor, Ini Langkah Pemkab Jombang 'Jual' Potensi Tirta Wisata

Wahana waterboom dan kolam renang tak beroperasi. Sementara sebagian area dimanfaatkan warga untuk memancing di danau buatan.

Disporapar masih akan terus berupaya menarik investor melalui kajian dan promosi lanjutan.

Termasuk kemungkinan kembali menawarkan proyek tersebut pada forum investasi berikutnya pada 2026.

’’Tetap itu (kajian Ipro) yang kami tawarkan. Daerah juga tidak punya banyak anggaran, jadi kami mengandalkan pihak swasta atau harapannya ada investor yang mau masuk,’’ ungkapnya.

Perjuangan menarik investor di sektor wisata daerah masih berat.

’’Perjuangannya memang tidak mudah. Tapi kami tetap berusaha, karena aset itu sayang kalau dibiarkan,’’ bebernya. (fid/jif)

Editor : Ainul Hafidz
#bank indonesia #Pemkab Jombang #taman tirta wisata #ipro #Disporapar Jombang #investor #Tirta wisata #Jombang #investasi #aset #kajian