Bisnis Desa Kita Features Hiburan Hukum Jombangan Jurnalisme Warga Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Olahraga Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Politika Religia Sosok Wisata

Habiskan Anggaran Rp 10 Miliar, Pasar Perak Jombang Bocor dan Banyak Kios Kosong

Ainul Hafidz • Kamis, 6 November 2025 | 20:27 WIB
Kondisi Pasar Perak, Kecamatan Perak, Jombang, kian memprihatinkan.
Kondisi Pasar Perak, Kecamatan Perak, Jombang, kian memprihatinkan.

JombangBanget.id - Kondisi Pasar Perak, Jombang makin memprihatinkan.

Bukan hanya karena sepi, tetapi bangunan baru itu juga muncul kerusakan lagi.

Beberapa titik bagian atap bocor hingga membuat dinding lumutan.

Pantauan di lokasi, meski cuaca cerah dan tidak turun hujan, air tetap menetes dari dua pipa paralon berwarna putih di bawah talang.

Tetesan itu jatuh ke lantai keramik hingga menimbulkan noda dan membuat dinding di sekitarnya berlumut kehijauan.

Tepat di sisi titik bocoran, tampak deretan kios yang kosong.

Ada pintu rolling door yang dibiarkan terbuka, ada pula yang setengah tertutup, menambah kesan sepi dan tak terurus.

Junaidi, salah satu pedagang yang masih bertahan di lantai dua mengakui permasalahan kebocoran atap.

”Sekarang banyak yang bocor. Entah apanya yang salah. Ini kelihatannya dari talangnya. Padahal tahun lalu sudah diperbaiki, dibuatkan paralon di bawah talang yang lama. Tapi sekarang bocor lagi. Kalau hujan turun, pasti netes,” kata Junaidi

Pedagang berharap selain pemerintah melakukan penataan juga tak membiarkan kondisi lantai dua tak terurus.

”Bangunan baru kok bocor terus, rugi dua kali. Sudah sepi, nambahi repot lagi” ujar Junaidi.

Baca Juga: Miris! Ratusan Kios Pasar Perak Kosong, DPRD Ultimatum Pemkab Jombang Segera Bertindak

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang Suwignyo melalui Kepala Bidang Sarana Perdagangan dan Barang Pokok Penting, Yustinus Harris Eko Prasetijo, memastikan perbaikan akan segera dilakukan tahun ini.

”Iya, insya Allah di tahun ini akan diperbaiki, karena ada kegiatan di Pasar Perak. Lantai atas yang bocor akan kami perbaiki sekalian,” jelas Harris.

Perbaikan tersebut masuk dalam paket pengadaan langsung (PL) rehab Pasar Perak yang bersumber dari P-APBD 2025.

”Sekarang sudah mulai persiapan kegiatan fisik. Item pekerjaannya meliputi pemasangan pintu rolling di tujuh titik bedak bagian bawah, pemberian sekat-sekat, dan perbaikan titik-titik yang bocor supaya sekalian tertangani,” imbuh dia.

Untuk diketahui, pembangunan Pasar Perak melalui dua tahapan.

Tahap pertama, dimulai pada 2021 dengan anggaran sekitar Rp 6.631.705.000.

Tahap kedua menelan anggaran  hingga Rp 4.135.076.000 dan pengerjaan selesai pada 2022.

Peresmian proyek pasar dilakukan oleh Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa pada April 2023.

Bangunan pasar yang menelan anggaran mencapai Rp 10 miliar diproyeksikan menjadi pasar percontohan yang menerapkan smart economy atau ekonomi cerdas.

Dalam peresmian itu, Gubernur Khofifah juga me-launching sistem pembayaran retribusi elektronik dan terintegrasi.

Namun dalam praktiknya, alih-alih jadi pasar percontohan, justru kondisi pasar memprihatinkan.

Para pedagang enggan menempati lapak dan lebih memilih berjualan di pinggiran jalan di sekitar pasar. (fid/naz)

Editor : Ainul Hafidz
#Pemkab Jombang #sepi #Jatim #bk provinsi jatim #Pasar Perak Jombang #proyek pasar #BK provinsi #kosong #pemprov jatim #BKK #bocor #anggaran #Jombang #pasar perak