JombangBanget.id – Angin kencang yang menerjang Kabupaten Jombang pada Minggu (2/11) menyebabkan kerusakan pada belasan bangunan.
Berdasarkan rekapitulasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang, tercatat 11 bangunan rusak di empat titik yang tersebar di Kecamatan Jombang, Diwek, dan Jogoroto.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jombang Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas mengatakan, tingkat kerusakan bervariasi dari ringan hingga berat.
”Dampak paling parah terdapat di Desa Ceweng, Kecamatan Diwek, di mana gedung pertemuan RA Ar Roudlah roboh dan menimpa tiga rumah warga,” ujarnya.
Unit Operasi Pusdalops PB BPBD Jombang mencatat kerusakan di empat lokasi.
Di Jl. Bali, Desa Jombatan, Kecamatan Jombang, tiga rumah mengalami rusak ringan hingga sedang, satu di antaranya tertimpa pohon tumbang.
Di Dusun Ceweng, Kecamatan Diwek, gedung RA Ar Roudlah rusak berat dan reruntuhannya menimpa tiga rumah (satu rusak sedang dan dua rusak ringan).
Sementara itu, di Dusun Gendingan, Desa Sawiji, Kecamatan Jogoroto, tiga rumah dilaporkan rusak ringan.
Di Jl. Raya Dongeng, Desa Jarak Kulon, Kecamatan Jogoroto, satu rumah rusak ringan akibat tertimpa pohon tumbang.
Menurut Wiku, hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa kerusakan berat pada gedung RA Ar Roudlah disebabkan oleh struktur bangunan yang tidak memenuhi standar teknis.
”Gedung tersebut tidak memiliki sloof tengah dan menggunakan rangka besi berukuran kecil, sehingga tidak mampu menahan beban dan hembusan angin kencang,” jelasnya.
Baca Juga: Ribuan Ton Gula Menumpuk di Gudang, Petani Tebu di Jombang Akhirnya Dapat Angin Segar
BPBD bersama perangkat desa dan warga setempat langsung melakukan pembersihan material bangunan serta pemotongan pohon tumbang.
Sebagian besar rumah yang terdampak masih dapat ditempati oleh pemiliknya.
Sebagai bentuk penanganan darurat, Pemkab Jombang menyalurkan bantuan material bangunan kepada warga terdampak.
Bantuan tersebut meliputi 67 lembar galvalum, 18 batang blandar, serta bahan bangunan lain seperti batu bata, semen, dan pasir.
Bantuan disalurkan kepada warga di Desa Jombatan, Desa Ceweng, Desa Sawiji, dan Desa Jarak Kulon.
Untuk RA Ar Roudlah, BPBD memberikan 14 lembar galvalum dan 16 blandar guna mendukung perbaikan bangunan.
”Penanganan darurat dan pembersihan masih berlanjut. Kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat dan pengelola bangunan tentang pentingnya konstruksi sesuai standar agar lebih tahan terhadap cuaca ekstrem,” tutur Wiku.
BPBD Jombang mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi angin kencang di tengah perubahan cuaca yang masih berlangsung.
”Saat ini penyaluran bantuan masih berlangsung dan kita juga terus edukasi warga,’’ pungkasnya. (ang/naz)
Editor : Ainul Hafidz